INILAH.COM, Sydney - Entah karena stress dengan hidupnya atau sekedar mencari perhatian, seorang pria berusaha membuka paksa pintu penumpang Qantas yang dinaikinya, Rabu (26/8) pagi ini. Penumpang pesawat pun panik karena ulahnya yang membahayakan nyawa mereka semua itu. Ampun deh!
"Dia berusaha meraih pegangan pintu, namun kru kabin juga berusaha keras menahannya," ujar seorang penumpang yang menyaksikan kejadian itu dan duduk dua baris dari si pria edan, seperti dikutip news.com.au.
"Memang tidak terlalu mengerikan, tapi beberapa anak sempat ketakutakn dan bingung. Akhirnya mereka mulai berteriak," tutur penumpang lainnya. Pria itu kemudian memindahkan si pria di bangku paling depan dan penerbangan berlanjut tanpa ada insiden.
Menurut penuturan penumpang, pria itu memang tampak gelisah dan beberapa kali beranjak dari tempat duduknya. Ia berjalan mondar-mandir dalam pesawat hingga sekitar 10 menit sebelum pesawat mendarat. Ketika diminta duduk, ia tetap berdiri dan malah berjalan ke pintu keluar di bagian tengah kelas ekonomi.
Saat mendarat dengan mulus di bandara Sydney, Kepolisian Fedeeral Australia sudah menyambut pria yang sempat menghebohkan penerbangan QF2 dari London ke Sydney via Bangkok itu. Ia dilepaskan dan takkan menghadapi tuntutan apapun dari pihak manapun, namun sedang mendapatkan perawatan medis yang sesuai. [vin]