Minggu, 27 Mei 2012 | 07:33 WIB
Follow Us: Facebook twitter
BK 0%, Pendapatan Produsen Sawit Tetap Anjlok
Headline
Istimewa
Oleh: Makarius Paru
web - Rabu, 26 Agustus 2009 | 17:10 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Sekretaris Umum Dewan Minyak Sawit Indonesia (DMSI) meyakinkan walaupun September Bea Keluar (BK) Kelapa Sawit (CPO) kembali 0%, namun pendapatan produsen sudah pasti ikut terkerek.

"Kalau bea keluar tidak ada, berarti harga rendah, dengan demikian pendapatan pengusaha pun ikut turun," tandas Bambang Aria.

Menurutnya, tidak adanya BK CPO bukan berarti memberikan keuntungan bagi pengusaha. Karena, bersamaan dengan kenyataan tersebut harga produk pun ikut turun. Padahal hampir 70% produk CPO nasional lebih ditujukan ke pasar ekspor.

Ia menjelaskan dari sekitar 20 juta ton produksi CPO nasional, yang terserap pasar domestik hanya sekitar 4 sampai 5 juta ton, dan sisanya untuk pasar ekspor. Adapun pasar ekspor antara lain ke Timur Tengah, Afrika, dan juga Eropa.

Untuk diketahui, untuk bulan September sudah dipastikan kalau BK CPO kembali 0%. Hal ini dikarenakan harga pokok ekspor (HPE) September masih US$615 per metrik ton.

Persoalan lain bahwa harga CPO Indonesia kalau di pasar spot, menurut Bambang, lebih murah dari harga CPO Malaysia. Adapun masalah utamanya adalah belum bagusnya infrastruktur pengangkutan. [cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
1 Komentar
joko
Rabu, 26 Agustus 2009 | 17:39 WIB
kasihan juga ya, pengusaha CPO
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.