INILAH.COM, Vancouver Lembaga koroner Kanada mengingatkan masyarakat umum untuk tidak mengoperasikan laptop di furnitur yang lembut, karena bisa menyebabkan terjadinya kebakaran.
Lembaga itu menyimpulkan kematian seorang laki-laki 56 tahun akibat kebakaran yang diakibatkan laptop overheating dan menyebabkan timbulnya api di sofa.
Laki-laki itu merupakan korban pertama akibat peristiwa seperti itu. Lembaga koroner itu mengatakan pengguna agar selalu mengoperasikan laptop di permukaan yang keras di mana fentilasinya bisa mengalirkan udara. Dan tidak di benda yang lembut dan menyebabkan udara panas tidak dapat mengalir.
Sementara beberapa produsen laptop telah menarik produknya akibat overheating di baterai lithium-ion.
Sejak 2004, empat laptop di British Columbia telah menyebabkan kebakaran akibat overheating atau arus pendek.
Sedangkan 15 kebakaran lain disebabkan oleh alat elektrnik lain, semacam DVD player dan charger ponsel.[ito]