INILAH.COM, Jakarta - Sudah empat kali Abu Jibril mendatangi Mabes Polri guna menemui anaknya Muhammad Jibril. Namun, kali ini Polri memberikan sinyal akan mempertemukan keduanya pada Selasa 1 September mendatang.
Usai menemui Kabag Intelkam Mabes Polri Irjen Pol Saleh Saaf, Kabareskrim Komjen Pol Susno Duadji dan Kadensus 88 Brigjen Saud Usman Nasution, pengacara keluarga Jibril, Hariadi Nasution mengatakan, polisi hingga saat ini masih memerlukan M JIbril untuk proses lebih lanjut.
"Sesuai UU Terorisme yang 7x24 jam jadi untuk itu ada pembicaraan lebih lanjut. Mungkin hari Selasa kita dapat info dari Mabes Polri mudah2an info yang baik. kita akan tunggu proses hukum ini agar berjalan lancar," tutur Hariadi yang keluar sekitar pukul 16.30 WIB di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Jumat (28/8).
Sedangkan ayah Jibril, Abu Jibril, mengungkapkan dirinya sempat meminta agar dipertemukan sekitar 1 hingga menit. Namun pihak kepolisian juga tidak memberikan izin.
"Karena ini UU-nya mereka bertahan pada UU, ya kami terima sesuai UU itu. Kami juga mendapat keyakinan bahwa dia ditahan dipolisi dan dijamin keamanannya. Kalau sudah selesai pasti dipertemukan," ujarnya.
Mengenai kepastian dimana Jibril ditahan, Abu mengaku tidak mengetahuinya. Karena hal tersebut dirahasiakan polisi. "Secara umum kami tidak puas. Karena apa yang kami pahamai prosedur penangkapan sudah salah. dan tidak bisa bertemu dan kami tidak puas," jelas Abu. [jib]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !