INILAH.COM, Depok - Bertambah banyaknya jumlah pengemis dan anak jalanan (anjal) di Jakarta menjadi hal lumrah, apalagi setiap bulan Ramadhan dan Lebaran. Namun tidak demikian halnya dengan Depok. Kota ini terbebas dari anak jalanan dan pengemis yang beraktivitas di jalan raya, sebagai tempat mencari nafkah sehari-hari.
"Kita selalu menjaga 18 titik yang menjadi pusat para anjal dan pengemis berkumpul di jalan," kata Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok Sariyo Sabani di Depok, Jumat (28/8).
18 Titik yang rawan tersebut antara lain adalah perempatan Jl Margonda, tepatnya di lampu merah Ramanda, Jl Dewi Sartika, Jl Nusantara, Jl Tole Iskandar, Simpangan Depok, dan lainnya.
"18 Titik tersebut telah terbebas dari anjal dan pengemis dengan menempatkan banpol yang terus bergerak. Kita menjaganya hingga pukul 24.00 WIB," jelasnya.
Dikatakannya, jika memang ditemukan adanya anak jalanan dan pengemis di daerah tersebut, maka akan dilakukan tindakan represif, tidak lagi persuasif, karena peringatan tersebut sudah dilakukan berulang-ulang.
Sariyo mengakui, memang pada tahun 2007 dan 2008 jumlah anak jalanan dan pengemis di Kota Depok mencapai 200 orang. Bahkan beberapa pengemis tersebut mempunyai KTP Depok dengan membayar sejumlah uang.
Namun Sariyo mengakui untuk pengemis-pengemis yang melakukan aktivitasnya dari rumah ke rumah memang masih ditemukan. Mengenai adanya koordinator pengemis yang menempatkan para pengemis di jalanan tersebut, Sariyo mengaku baru sekadar mendapat informasi saja, belum menangkap koordinator tersebut.
"Hingga saat ini kami tidak menemukan adanya koordinator tersebut," katanya.
Agar aksi mengemis ditinggalkan oleh masyarakat, menurut dia, harus ditanamkan budaya malu. "Kita harus mengubah tingkah laku masyarakat agar mau bekerja, bukan meminta-minta," katanya.
Sementara itu, sejumlah titik yang biasanya ditemukan anak jalanan dan pengemis memang sudah tidak ada. Misalnya di perempatan Ramanda, Jl Margonda, dan perempatan Jl Nusantara. Beberapa petugas banpol tampak berjaga-jaga, agar tempat tersebut tidak dipenuhi oleh para anak jalanan dan pengemis. [*/sss]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !