inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Presiden Kolombia Kena Flu Babi

Headline
Alvaro Uribe - istimewa
Oleh:
Senin, 31 Agustus 2009 | 10:07 WIB
INILAH.COM, Bogota - Penyakit memang tidak mengenal status maupun jabatan. Presiden Kolombia Alvaro Uribe terinfeksi virus flu babi. Virus mematikan H1N1 ini diperolehnya sepulangnya dari Argentina.

Demikian konfirmasi Menteri Perlindungan Sosial Kolombia Diego Palacio, Senin (31/8). Uribe terserang gejala flu A setelah pulang dari Argentina untuk menghadiri pertemuan puncak negara AS. Ia telah menjalani pemeriksaan medis dan kini berada dalam perawatan.

Uribe, tokoh konservatif yang menjadi sekutu penting Washington di AS, menghadiri pertemuan puncak dengan pemimpin lain regional pada Jumat 28 Agustus di Argentina.

"Presiden terserang gejala penyakit ini, kemajuannya positif saat ini," kata Palacio. Ia menyatakan Uribe terus melaksanakan tugas normalnya sebagai Presiden kendati menjalani perawatan medis dan dikarantinakan secara sukarela.

Pejabat pemerintah, lanjut dia, mengadakan kontak dengan Uribe. Terakhir dirinya menerima keterangan mengenai kondisinya dan diberitahu bahwa Uribe sepenuhnya baik-baik saja saat ini.

Jubir pemerintah Cesar Velasquez mengimbuhkan, Uribe mulai menderita demam, sakit kepala dan sakit punggung setelah pertemuan tersebut. Para pemimpin yang bertemu dengan pria 57 tahun tersebut pada pertemuan puncak itu telah diberitahu mengenai infeksi yang dialami Uribe.

"Presiden bekerja melalui telepon dan internet," jelasnya. Hingga kini, sambung dia, telah terdapat 621 kasus flu babi yang dikonfirmasi di Kolombia.

Presiden Kosta Rika Oscar Arias adalah kepala pemerintah pertama yang diketahui telah terserang flu babi. Ia pulih awal Agustus dari gejala ringan virus itu dan kembali menjalani tugas rutinnya setelah bekerja dari rumah selama sekitar satu pekan sewaktu menjalani perawatan.

Virus flu babi telah menyebar luas setelah pertama kali muncul di Meksiko dan AS pada April. WHO mengumumkan wabah flu babi pada Juni dan memperingatkan rangkaian baru tersebut dapat menyerang ratusan juta orang di seluruh dunia. [*/sss]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.