inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Lagi-lagi Bocah China Keracunan

Oleh: Vina Ramitha
Senin, 31 Agustus 2009 | 12:45 WIB
INILAH.COM, Tongdu - Kasus keracunan massal yang menimpa anak-anak makin heboh di China. Dalam kasus ketiga bulan ini, 200 anak dilaporkan keracunan timah di baratdaya negara tersebut, Senin (31/8).

"Para orangtua di Tongdu, dekat ibukota Kunming, Provinsi Yunan menyalahkan kompleks industri di wilayah itu sebagai penyebab keracunan massal tersebut," demikian dilaporkan Xinhua hari ini.

Pada awal bulan, lebih dari 1.300 anak di Provinsi Hunan dan 615 lainnya di Provinsi Shaanxi dinyatakan positif keracunan timbal. Dampaknya, mereka berpotensi mengalami kerusakan saraf dan sistem reproduksi, serta menyebabkan tekanan darah tinggi dan kehilangan memori.

Kasus tersebut diduga berhubungan dengan pabrik pengolahan logam dekat rumah dan sekolah mereka. Kedua pabrik itu kini telah ditutup. Sementara kemarahan publik atas keselamatan anak-anak meningkat. Partai Komunis yang berkuasa khawatir protes massa akan mengancam stabilitas negara.

Pertumbuhan ekonomi Cina menyebabkan masalah lingkungan yang serius. Selama beberapa dekade, banyak perusahaan membuang racun ke sungai dan tanah yang mendapat restu pemda. Alasannya, tidak mau merusak perekonomian mereka. [vin]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.