inovasi portal berita
Minggu, 12 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Gus Choi Endus Konspirasi di Balik Teror

Headline
Effendy Choirie - inilah.com /Dokumen
Oleh: Vina Nurul Iklima
Senin, 31 Agustus 2009 | 14:46 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Di tengah-tengah kesulitan menmberantas jaringan teroris, anggota komisi I DPR Effendy Choirie mencium adanya gelagat konspirasi. Ia menduga ada yang sengaja membuat stigma Islam identik dengan teroris.

"Amerika sudah menguasai Afghanistan tapi mengapa belum bisa menangkap jaringan Osama bin Laden? Jangan-jangan ini, jangan-jangan lho, ada konspirasi di balik ini semua," kata pria yang akrab disapa Gus Choi ini di sela-sela Raker bersama 7 menteri di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (31/8).

Menurutnya ada beberapa kejanggalan dalam fenomena terorisme yang terjadi, baik di Indonesia maupun di negara-negara asing. Ia menuding ada pihak-pihak yang sengaja membuat Islam dimusuhi.

"Kita harusnya sadar, sekarang komunis sudah tidak ada, maka sekarang dibuatlah musuh terorisme Islam. Ini adalah sebuah konspirasi yang terselubung," ungkapnya.

Mantan Ketua FKB ini berpendapat, aparat keamanan kurang ketat menjaga lalu lintas masuk di bandara internasional. Padahal di sanalah akses masuk jaringan teroris bisa terlacak. "Di sana kalau di hotel tidak ada pemeriksaan apalagi di mal, yang ada itu di bandaranya. Tapi kalau di kita kalau ke mal dan hotel itu ada pemeriksaan," tandasnya.

Maka, ia berharap ke depannya pemerintah terutama aparat yang berwenang secara sungguh-sungguh menanggulangi persoalan terorisme. Harus ada komitmen untuk menguak konspirasi apa di balik semua itu. [ikl/mut]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
3 Komentar
Gus Morandi @ Kamis, 10 September 2009 | 11:43 WIB
setuju dengan sodara Gus Choi. Jangankan bikin konspirasi kecil macam BOM di Indonesia. Bikin konspirasi ngancurin menara Kembar WTC aja bisa kok. Coba bandingin biaya konspirasi ledakan WTC berapa duit tu? biar mereka bisa dgn leluasa nyerang iraq, afghanistan dan negara islam lainnya. sekarang sasaran berikutnya adalah Indonesia yang nnotabene berpenduduk muslim terbesar di dunia tapi islamnya masih mayoritas abangan. Jadi bikin aja teori snouck Hurgronye adu domba umat islam. jadikan umat islam takut mengakui keislamannya. Biarkan mereka islam tapi pakaiannya ala barat. biarkan mereka islam tapi makanannya kfc dan mcD. biarkan mereka islam tapi bikin mereka ndak mau sholat, puasa, zakat, mengkaji ilmu islam. Kalo umat islam udah pada bodoh ya tinggal senggol dikit aja udah pada masuk jurang. hieheihei kesian deh umat islam sekarang. kalo ada orang islam berjenggot, pake sorban, pake baju koko, berdakwah gampang.. tinggal pancing aja pake harta ama cewek. kalo udah tergoda tinggal bikin berita heboh di media "seorang ustadz tertangkap basah sedang bermain dengan cewek" udah deh hancur si ustadz. kalo ada media keras yg berusaha mengcounter media barat & yahudi tinggal bikin konspirasi aja kayak kasus Ar Rohman. gampang kan... rakyat indonesia itu bodoh2 tapi mereka ndak mau ngaku. mereka lebih seneng dibilang pinter. sungguh tragis umat islam sekarang. makanya sekarang bencana alam sangat mudah terjadi di indonesia. hiks
Boy @ Jumat, 4 September 2009 | 09:05 WIB
Keterlaluan kalo baru sekarang konspirasi fitnah ini baru tercium. Zionis Yahudi & kaki tangannya (silakan tebak) di Indonesia tidak akan tenang sebelum Islam dilibas. Nasrani sudah dilibas dg distorsi keyakinannya. Adu domba dalam Islam cukup efektif untuk memburukkan citranya. Coba baca buku-bukunya tentang Zionisme...:)
fair @ Rabu, 2 September 2009 | 23:01 WIB
AC Manulang : "Terorisme di Indonesia itu kerjaan Intelejen." Jadi...?
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.