inovasi portal berita
Minggu, 12 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Flu Babi Mewabah, Flu Kambing Menyeruak

Headline
Istimewa
Oleh: Liana Garcia
Selasa, 1 September 2009 | 04:54 WIB
INILAH.COM, Eindhoven - Belum lagi wabah flu babi mereda, datang wabah baru flu kambing. Virus ini terjadi hampir setiap musim panas. Beberapa kota yang terjangkit di antaranya Eindhoven dan Tilburg.

Virus yang saat ini berkembang di Belanda, terjadi hampir setiap musim panas. Beberapa kota yang terjangkit di antaranya Eindhoven dan Tilburg. Dokter di Belanda mengatakan flu kambing merupakan penyakit lokal dan berasal dari anjing, sapi, kambing, atau manusia. Gejala awal yang dialami penderita antara lain pusing, panas tinggi, dan muntah.

Satu warga negara Indonesia positif terkena virus ini. Sejauh ini Departemen Kesehatan RI belum mengetahui adanya virus flu kambing. Meski dikatakan sebagai penyakit lokal, jika mengacu pada sumber berkembangnya virus, ada kemungkinan flu kambing juga bisa terjadi di Indonesia.

Kepala Pusat Komunikasi Publik Depkes RI, dr Lily S Setyowati MM menyampaikan, saat ini direktorat jenderal yang terkait dengan persoalan ini tengah mengumpulkan keterangan.
"Sejumlah direktorat telah mengirimkan surat ke WHO (Organisasi Kesehatan Dunia) untuk menanyakan perkembangan flu kambing," katanya, Sabtu (29/8).

Informasi dimaksud, tambah Lily bersifat mengkonfirmasikan apakah flu kambing itu virus baru atau pengembangan dari yang sudah ada. Juga ingin diketahui tingkat ancamannya terhadap keselamatan manusia. Berikut dengan langkah-langkah penanggulangannya, apabila setelah diketahui virus ini cukup membahayakan bagi manusia.

"Terus terang, sampai sekarang kami belum tahu mas informasi lebih lanjut tentang flu kambing. Justru, karena belum tahu itu, kami menyurati WHO," terangnya.

Lily memastikan saat WHO telah memberikan jawaban, Depkes akan menggelar rapat untuk membahas hasil jawaban dimaksud. Dan pada saatnya akan disampaikan ke publik. Agar masyarakat luas tahu dan bisa sejak dini terhindar dari bahaya virus flu kambing.

"Tunggu dulu ya. Kami juga masih nunggu surat balasannya. Kalau memang nanti sudah ada, pasti kami akan sampaikan ke masyarakat luas," terangnya.

Tidak hanya itu, Depkes pun belum mengetahui keberadaan warga Indonesia yang telah terinfeksi virus flu kambing di Belanda. [L1]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.