INILAH.COM, Surabaya - Hidup terasa indah bagi 100 anggota DPRD Jatim. Baru sehari setelah dilantik dan mengucapkan sumpah jabatan, mereka langsung gajian.
"Hari ini mereka bisa langsung ambil gaji, setelah kemarin mereka mengucapkan sumpah jabatan," kata Sekretaris DPRD Jatim Edi Purwinarto di Surabaya, Selasa (1/9).
Selain gaji, mereka juga bisa mengambil uang ongkos jahit sebesar Rp 2,6 juta untuk 6 stel seragam dinas.
"Surat keterangan pencairan gaji dan ongkos jahit baru turun hari ini. Dan itu sudah menjadi hak mereka. Memang aturan pegawai negeri seperti itu, begitu SK turun, langsung bisa ambil gaji," jelas Edi.
Setiap anggota DPRD Jatim rata-rata menerima gaji bulan ini sebesar Rp 25 juta, karena sampai sekarang DPRD Jatim belum memiliki unsur pimpinan. Unsur pimpinan baru akan terbentuk setelah DPRD bersidang beberapa kali.
Perincian penghasilan anggota DPRD terdiri atas uang representasi Rp 2,2 juta, tunjangan keluarga Rp 316 ribu, tunjangan jabatan Rp 3,2 juta, tunjangan beras Rp 170 ribu, tunjangan PPh Rp 870 ribu, uang paket Rp 226 ribu, tunjangan perumahan Rp 9,6 juta, dan tunjangan komunikasi intensif Rp 9 juta.
Untuk memberikan gaji kepada 100 anggota dewan, Pemprov Jatim mengalokasikan anggaran sekitar Rp 2,56 miliar. Agenda anggota DPRD Jatim pada hari pertama masuk kerja adalah rapat pembentukan fraksi. Kemudian pembentukan fraksi itu akan ditetapkan dalam sidang paripurna pada 7 September 2009. [*/sss]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !