INILAH.COM, Dili - Panglima TNI Jenderal TNI Djoko Santoso dan koleganya Panglima Angkatan Bersenjata Timor Leste (FDTL) Brigadir Jenderal Taur Matan Tuak sepakat untuk meningkatkan kerja sama di antara kedua militer yang negaranya bertetangga itu. Hubungan lebih diakrabkan.
"Kerja sama itu akan meliputi hal pendidikan dan pelatihan, peningkatan kapasitas serta kerja sama lain di antara kedua militer. Kunjungan ini sangat berarti bagi kedua negara, membuktikan hubungan baik kita semakin meningkat," kata Djoko di Markas Besar FDTL, di kawasan Tasitolu, Dili, Timor Leste, Kamis (3/9).
Rombongan Djoko tiba di Bandar Udara Internasional Nicolau Lobato, Dili pukul 09.45 waktu setempat dengan pesawat terbang VIP dari Skuadron Udara 17, yang berangkat dari Bandar Udara Internasional Ngurah Rai, Bali.
Matan Ruak, dalam sambutannya, menyatakan kegembiraan dan kebanggaannya tentang kunjungan Djoko bersama rombongannya itu. Selama kunjungan resmi petinggi militer Indonesia dilakukan, suasana persahabatan dan kekeluargaan tampak sangat mencuat. Baik Djoko dan Matan Ruak serta seluruh anggota rombongan yang hadir, senantiasa saling bertukar senyum dan bercerita satu sama lain.
Pengamanan terhadap rombongan itu cukup ketat, namun tidak menyebabkan kemacetan arus lalu lintas di jalanan Kota Dili dan sekitarnya. Masyarakat Dili dan sekitarnya cukup antusias menyaksikan kehadiran Djoko dan rombongan.
Menurut satu sumber, undangan kepada Djoko sebetulnya telah dilayangkan ke Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, sejak beberapa tahun lalu. "Kami mengundang Pak Panglima sejak beberapa tahun lalu, namun baru sekarang bisa direalisasikan," kata sumber itu.
Djoko, dalam kunjungan perdana bersejarah antara Indonesia dan Timor Leste itu disambut dalam satu upacara kehormatan militer di Markar Besar FDTL di Tasitolu. Matan Ruak sendiri terus mendampingi Djoko dalam kunjungan selama 4 jam itu.
"Kami sepakat, pemerintah kedua negara akan memfasilitasi berbagai bentuk kerja sama yang ingin dilakukan. Jadi inventarisasi untuk keperluan itu akan segera dilakukan," kata Djoko.
Matan Ruak menyatakan, "Kunjungan ini sangat berarti bagi perbaikan hubungan dan peningkatan hubungan kedua negara. Kami sangat berterima kasih kepada Pemerintah Indonesia dan negara kami atas kesempatan ini."
Saat ditanya bentuk kerja sama yang ingin ditingkatkan, Matan Ruak menyatakan, hal itu akan meliputi juga kerja sama di wilayah perbatasan kedua negara dan peningkatan kapasitas militer. [*/sss]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !