INILAH.COM, Bengkulu - Partai Hanura dan Partai Gerindra sepakat bergabung untuk membentuk fraksi di DPRD Provinsi Bengkulu bersama sejumlah partai lainnya.
"Kami sepakat menggabungkan diri bersama sejumlah partai lainnya sehingga terpenuhi satu fraksi," kata Anggota DPRD provinsi dari Partai Gerindra, Sis Rahman, Jumat (4/9).
Keputusan tersebut, kata dia, diambil setelah melakukan sejumlah pembicaraan dengan fungsionaris partai dan adanya kesamaan visi dalam membangun daerah dengan partai pimpinan Wiranto tersebut.
Meski di tingkat nasional kedua partai ini memiliki dukungan yang berbeda pada Pemilu Presiden lalu ternyata tidak terbawa hingga ke daerah.
"Tidak harus mutlak untuk menggabungkan diri, kami justru tidak bergabung dengan PDIP," terangnya.
Gerindra yang memiliki satu kursi dan Hanura dua kursi mendapat dukungan dari Partai Kedaulatan, PPP, Partai Barisan Nasional, PPD, Partai Matahari Bangsa dan PPRN masing-masing satu kursi dan membentuk Fraksi Raflesia Bersatu.
Sementara itu anggota DPRD dari Partai Kedaulatan, Aank Junaidi mengatakan Fraksi Raflesia Bersatu merupakan partai yang paling majemuk dan diharapkan bisa menjadi fraksi yang memberikan nuansa politik berbeda di legislatif.
"Kami saling membutuhkan jadi tidak ada yang merasa paling besar karena kalau tidak bergabung sama sekali tidak bisa membut fraksi," katanya.
Sementara itu PDIP yang hanya memperoleh tiga kursi harus menggabungkan diri dengan PPKB satu kursi, PNBKI satu kursi.
Sedangkan empat fraksi lainnya yakni tiga fraksi murni yaitu Fraksi Golkar dengan sembilan kursi, Fraksi Demokrat dengan delapan kursi, Fraksi PKS enam kursi dan Fraksi Amanat Nasional yang merupakan gabungan dari PAN lima kursi ditambah PKPI dua kursi. [*/ana]