INILAH.COM, Jakarta - Pergerakan IHSG pada perdagangan Jumat (4/9) ditutup naik tipis 0,49 poin (0,029%) ke level 2.322,74 karena perdagangan sangat sepi, sehingga volumenya cukup tipis.
Hal ini dikatakan analis saham First Asia Capital, Bayu Aji kepada INILAH.COM Jumat (4/9). "Perdagangan sesi II terjadi flat karena bursa regional yang juga bergerak tipis sehingga secara keseluruhan perdagangan cenderung flat," katanya.
Investor cenderung menahan untuk masuk lagi karena masih minimnya sentimen yang diterima pasar. Investor lebih memilih bermain aman dengan memilih saham blue chip meskipun tidak berani terlalu banyak.
Volume perdagangan di lantai bursa tercatat mencapai 3,7 miliar unit saham dengan nilai transaksi mencapai Rp 2,5 triliun. Untuk saham yang menguat sebanyak 83 saham, 110 saham yang turun dan 64 saham stagnan. Sementara untuk indeks saham LQ-45 naik 0,9 poin ke level 451,33 dan indeks saham JII naik 1,6 poin ke level 377,21.
Adapun saham yang bergerak naik adalah Merck (MERK) naik Rp 1.000 ke Rp 63.000, Indo Tambangraya Megah (ITMG) naik Rp 550 ke Rp 24.000, Astra International (ASII) naik Rp 350 ke Rp 29.400, United Tractors (UNTR) naik Rp 250 ke 13.400, Indocement Tunggal Prakasa (INTP) naik Rp 200 ke 9.500, Astra Agro Lestari (AALI) naik Rp 200 ke Rp 20.900, Tri Polyta Indonesia (TPIA) naik Rp 200 ke Rp 2.550, Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) naik Rp 150 ke Rp 12.900.
Sedangkan saham-sahan yang bergerak turun seperti HM Sampoernia (HMSP) turun Rp 300 ke Rp 9.700, Duta Pertiwi (DUTI) turun Rp 210 ke Rp 680, Indofood Sukses Makmur (INDF) turun Rp 125 ke Rp 2.650, Duta Pertiwi Nusantara (DPNS) turun Rp 110 ke Rp 340, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) turun Rp 100 ke Rp 7.100. [hid/cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !