INILAH.COM, Jakarta - PDIP tampak enggan mengomentari soal kabar Ketua Dewan Pembina Gerindra Prabowo Subianto yang dijadikan Menteri Pertanian (Mentan) SBY. Bagi PDIP, merapatnya Prabowo ke SBY bukan merupakan sebuah perlanggaran.
"Saya tidak tahu soal kabar itu. Kalaupun hal itu terjadi, artinya Pak Prabowo menjadi Mentan, kami juga tidak melihat ini sebagai sebuah pelanggaran," kata Ketua DPP PDIP Effendi Simbolon saat berbincang dengan INILAH.COM di Jakarta, Minggu (6/9).
Terkait apakah keputusan Prabowo merapat ke SBY bersaing mengikuti jejak PDIP yang berwacana gabung di pemerintah, ia tak meyakininya. Effendi menyatakan PDIP akan segera mengambil keputusan terkait bergabung atau tidaknya PDIP ke dalam pemerintahan periode 2009-2014.
"PDIP akan memutuskan apakah akan berkoalisi dengan SBY atau tidak, saya kira kurang dari satu bulan ke depan," tuturnya.
Menurutnya, apapun keputusan partai baik PDIP dan Gerindra nanti, disikapi sebagai keputusan yang final atas berbagai pertimbangan. "Jangan dilihat kalau kita berkoalisi itu melanggar, melainkan tinjau sebagai bagian dari dinamika politik yang berkembang di tanah air," tandasnya. [ikl/ton]