INILAH.COM, Jakarta - Dua suratkabar Bangladesh meminta maaf setelah menerbitkan artikel yang mengatakan pendaratan di bulan adalah palsu. The Daily Manab Zamin menuliskan astronot Neil Armstrong mengejutkan konferensi pers dengan mengatakan telah menyebarkan cerita bohong.
Berita itu kemudian juga diterbitkan oleh New Nation, dan belakangan menyadari bahwa sumber yang mereka kutip the Onion bukanlah sebuah situs berita resmi.
Kedua suratkabar itu meminta maaf kepada pembacanya karena tidak mengecek ulang kebenaran cerita tersebut.
"Kami pikir hal itu benar adanya, jadi kami menerbitkannya tanpa mengecek," kata editor Hasanuzzuman Khan. "Kami tidak mengetahui kalau The Onion bukanlah situs berita sungguhan."
Dalam artikel tersebut dikatakan Armstrong memberitahukan dalam konferensi pers jika ia "mempertimbangkan kembali setiap detail dari perjalanan monumental setelah menonton beberapa video persuasif Youtube dan membaca tulisan di beberapa blog" oleh pendukung teori konspirasi. Padahal yang sebenarnya Neil Armstrong tidak pernah melakukan wawancara itu.
Kutipan yang dibuat oleh Koran itu menyebut, walaupun perjalanan tersebut terasa nyata, tapi faktanya "keseluruhannya difilmkan di atas panggung dengan sound system tampaknya di New Mexico".
Cerita itu dipublikasikan di website the Onion dan the Daily Manab Zamin menerjemahkannya menjadi bahasa Bengali. Sedangkan New Nation melakukan hal yang serupa pada Kamis.[ito]