INILAH.COM, Jakarta - Lima penumpang pesawat jenis Nomad milik TNI AL yang jatuh dalam perjalanan dari Long Bawan di Kabupaten Nunukan ke Bandar Udara Juwata di Kota Tarakan, Kalimantan Timur, dilaporkan tewas.
Sumber di Pangkalan Udara Balikpapan mengatakan, saat ini, Senin (7/9) beberapa jenazah telah ditemukan.
Pesawat Nomad milik TNI AL yang jatuh di daerah Long Apung, Kalimantan Timur, mengangkut 3 awak pesawat dan 6 penumpang. Ketiga awaknya adalah pilot Lettu Erwin, kopilot Lettu Saiful, dan kru teknisi Serma Sodikin. Sementara 6 penumpangnya hingga saat ini belum diketahui.
Pesawat Nomad N24 itu berangkat dari Tarakan ke Nunukan pukul 11.11 Wita. Pesawat akan kembali ke Tarakan pukul 14.30 Wita. Namun, sekitar pukul 14.28 pesawat jatuh di kawasan Long Apung, Bulungan, Provinsi Kalimantan Timur.
Tim Basarnas Tarakan sedang menuju lokasi jatuhnya pesawat. Menurut petugas Menara Bandara Juwata, Muhamad Nafiek, 5 orang dikabarkan tewas dalam peristiwa itu, sedangkan 4 lainnya selamat. Kapolres Metro Bulungan AKBP Pumal Barus mengatakan, telah mengirim 2 tim evakuasi ke tempat lokasi kejadian. [*/sss]