inovasi portal berita
Kamis, 9 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,988.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Ical: UNESCO Setuju Batik Budaya RI

Headline
Aburizal Bakrie - inilah.com /Dokumen
Oleh:
Senin, 7 September 2009 | 19:33 WIB
INILAH.COM, Bogor - Batik tak bisa lagi diklaim oleh negara manapun. PBB yang membawahi masalah kebudayaan, UNESCO, telah menyetujui batik sebagai warisan budaya tak benda yang dihasilkan oleh Indonesia.

Keberhasilan itu telah dilaporkan oleh Menko Kesra Aburizal Bakrie kepada Presiden SBY pada pertemuan di Istana Bogor, Jawa Barat, Senin (7/9).

Menurut Ical, peresmian batik sebagai warisan budaya tak benda dari UNESCO itu akan diselenggarakan pada suatu rangkaian acara pada 28 September 2009 hingga 2 Oktober 2009 di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab.

"Kami telah menerima pemberitahuan dari UNESCO bahwa batik diakui sebagai satu warisan dunia yang dihasilkan dari Bangsa Indonesia," ujarnya.

Untuk merayakan keberhasilan itu, lanjut dia, SBY mengimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk mengenakan pakaian batik demi penghargaan terhadap kebudayaan Indonesia tersebut.

"Presiden menyampaikan untuk memelihara itu. Menbudpar sendiri telah memberikan jaminan bahwa batik akan terus dibudayakan di Indonesia," ujarnya.

Warisan budaya tak benda kemanusiaan merupakan satu dari tiga daftar yang dibuat di bawah Konvensi UNESCO 2003 mengenai Perlindungan Warisan Budaya Tak Benda untuk Kemanusiaan. Indonesia telah menjadi negara pihak di dalam konvensi tersebut.

Sejak 2008, pemerintah telah melakukan penelitian lapangan dan melibatkan komunitas serta ahli batik di 19 provinsi di Indonesia untuk menominasikan batik sebagai warisan budaya tak benda kemanusiaan dari UNESCO.

Menurut Ical, UNESCO menilai batik sebagai ikon budaya bangsa yang memiliki keunikan serta simbol dan filosofi yang mendalam mencakup siklus kehidupan manusia. "Bukan hanya batik dianggap budaya asalnya dari Indonesia, tetapi diakui sebagai satu representasi dari budaya tak benda dari kemanusiaan," ujarnya.

Sebagai kain tradisional, lanjut dia, batik kaya akan nilai budaya sebagai kerajinan tradisional yang diwarisi secara turun temurun.

Menbudpar Jero Wacik mengatakan sejak 2003 kebudayaan Indonesia telah diakui oleh UNESCO dengan diraihnya sertifikat wayang sebagai warisan budaya tak benda dan keris sebagai warisan budaya dunia dari Indonesia.

Selanjutnya, menurut Wacik, pemerintah sedang menominasikan angklung sebagai warisan budaya dari Indonesia . "Kita terus memperjuangkan satu per satu karya budaya," ujarnya. [*/sss]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
2 Komentar
kath @ Rabu, 30 September 2009 | 14:52 WIB
aduh..Indonesia…. saya sebagai warga negaranya prihatin tauuu. Batik dah dr jaman nenek buyut ku blm lahir udh ada.. tp knp br sekarang di patenin tuh batik di international… nunggu berantem dulu sm Malaysia br merasa milik… Angklung dan tarian lain segera ya Pak Presiden… JANGAN LAMBAN klo mikir…kburu berantem lagi… nambahin dosa aja musuhan sm tetangga
lurah @ Selasa, 8 September 2009 | 05:02 WIB
berita yg indah, bila disampaikan oleh seorang koruptor Lapindo dan penjarah hutan spt Ical menjadi kabar buruk. jadi ogah make batik.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.