INILAH.COM, Jakarta - Pelantikan anggota DPR dan DPD 2009-2014 berlangsung 1 Oktober. Duit yang disiapkan sekitar Rp 11 miliar. Bisa saja ada duplikasi anggaran? KPU menepis dugaan tersebut.
"Maka kita koordinasi, sisir komponen apa saja yang menjadi tanggung jawab KPU dan instansi lain," ujar Ketua KPU Abdul Hafiz Anshary di Jakarta, Selasa (8/9), di sela-sela rapat koordinasi dengan sejumlah instansi dalam rangka persiapan pengambilan sumpah dan janji anggota legislatif terpilih.
Kemungkinan adanya duplikasi anggaran karena instansi lain juga menganggarkan untuk pelaksanaan pengambilan sumpah dan janji anggota DPR dan DPD baru. Namun Hafiz menyatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Sekjen DPR dan DPD.
KPU, sambung dia, bertanggung jawab untuk mendatangkan caleg terpilih ke Jakarta hingga pelantikan. Biaya transportasi, penginapan, dan uang saku ditanggung oleh anggaran KPU. Pengeluaran terbesar KPU dalam rangka pengambilan sumpah dan janji ini adalah untuk membiayai penginapan serta transportasi bagi caleg terpilih.
"Penginapan yang disewa di Hotel Sultan hampir 700 kamar," kata Hafiz.
Sebelumnya, Sekretaris Jenderal KPU Suripto Bambang Setyadi mengatakan anggaran yang disiapkan KPU dalam rangka pengambilan sumpah dan janji anggota DPR dan DPD yakni sekitar Rp 11 miliar. [*/sss]