INILAH.COM, Jakarta Persitara Jakarta Utara mencoba meyakinkan PT Liga Indonesia (PT LI) mengenai keluarnya kucuran dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) bagi tim ibukota itu.
Manajer Persitara Harry Ruswanto menekankan untuk pemenuhan kebutuhan tim selama musim 2009/2010, Peersitara akan mendapatkan masukan dari APBD yang akan segera cair setelah Idul Fitri.
PT Liga Indonesia tak perlu kuatir soal pencairan dana APBD karena tinggal menunggu waktu saja, ujar Hary kepada wartawan.
"Kita (Persitara) ini sama dengan klub Persija yang mengandalkan APBD, tapi karena APBD itu diketok Oktober 2009 setelah lebaran. Kalau tidak ada kepastian sama saja kami bunuh diri, lanjutnya seperti dilansir Antara.
Belum dijelaskan berapa besaran dana yang diterima oleh tim kessayangan NJ Mania itu, yang jelas Persitara masih menggantungkan 80 persen kebutuhannya dari dana APBD.
Mengenai kontrak pemain, Harry mengatakan pemain lokal sudah menerima uang muka sebesar 10 hingga 20 persen dari nilai kontrak. Sedangkan untuk pemain asing, Harry mengaku belum memutuskan akan mengambil tindakan seperti apa.[*/nov]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !