INILAH.COM, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo alias Foke, membuka acara Berbagi Kasih di Bulan Ramadhan bersama dengan 5 ribu anak yatim dan dhuafa. Dalam acara itu, Foke menyampaikan agar ke depannya tidak perlu menyantuni kaum dhuafa hingga 5 ribu orang.
"Saya tahu Iwapi (Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia) punya kemampuan yang lebih, ini terbukti dari tahun ke tahun berhasil menambah jumlah orang yang disantuninya. Tapi saya berharap tahun depan tidak usah nyantunin sampai 5 ribu orang, cukup seribu atau 2 ribu saja," ujar Foke di Gedung SMESCO, Jakarta, Selasa (8/9).
Menurutnya, semakin banyak jumlah kaum dhuafa yang disantuni maka akan semakin menunjukkan banyaknya masyarakat yang belum sejahtera. Dengan begitu, pemerintah belum berhasil mensejahterakan rakyatnya.
"Jadi mendingan jumlah dhuafanya sedikit saja, tapi nilai santunannya yang dibanyakin," ujar Foke yang akrab disapa bang kumis.
Setelah Ramadhan ini, sambung Foke, dirinya berharap, antara pemerintah dan Iwapi bersama Wanita Indonesia Tanpa Tembakau (WITT) bisa duduk bersama untuk membicarakan seputar masalah kesejehteraan, kesehatan dan pendidikan masyarakat Jakarta yang masih kurang mampu.
Sementara itu, Ketua DPD Iwapi Jakarta Nita Yudi mengatakan, pada tahun ini pihaknya menyantuni 5 ribu dhuafa karena merupakan jawaban atas tantangan yang pernah diberikan Foke pada tahun sebelumnya. "Waktu itu gubernur pernah ngomong bisa tidak Iwapi menyantuni 5 ribu orang dhuafa dan anak yatim dan alhamdullilah bisa berhasil. Tapi tadi Gubernur ngasih tahu kita tidak boleh banyak-banyak, mungkin kita akan tingkatkan jumlah sumbangannya saja," ungkapnya. [mut]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !