INILAH.COM, Belgrade Segala taktik dan strategi akan dilakukan Prancis demi menahan langkah Serbia masuk ke putaran final Piala Dunia 2010, saat kedua tim berlaga di Stadion Crvena Zvezda, Rabu (9/9). Prancis berusaha menanggalkan status playoffs. Mampukah?
Prancis sebenarnya berpeluang menggeser Serbia di puncak klasemen Grup 7 pada pertandingan ini, jika saja pada pertandingan sebelumnya Les Blues mampu mengalahkan Rumania. Sayang, Prancis hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Rumania di Parc de Princes, akhir pekan lalu.
Kini, tim 'Ayam Jago' harus bekerja ekstrakeras untuk bisa lolos ke putaran final Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan. Jika tidak mampu mengalahkan Serbia pada pertandingan ini, maka Juara Dunia 1998 ini harus melalui babak playoffs untuk bisa lolos ke putaran final.
Situasi Prancis saat ini jauh dari kondisi sempurna. Rumor konflik internal yang menerpa Prancis jelas bisa mengganggu persiapan jelang pertandingan penting ini. Sebelumnya, striker veteran Thierry Henry dikabarkan telah mengungkapkan isi hati para pemain Prancis yang bosan dan jenuh dengan sistem pelatih Raymond Domenech.
Tapi, akhirnya Henry membantah dirinya mengeluarkan pernyataan tersebut. Striker Barcelona ini justru menegaskan Prancis dalam kondisi terbaiknya untuk menghadapi Serbia. Henry memastikan Prancis tidak akan gentar menghadapi teror fans tuan rumah yang akan memadati Stadion Crvena Zvezda berkapasitas 60 ribu tersebut.
"Serbia akan bermain di rumah jadi itu bagus bagi mereka, tapi saya pikir hal tersebut tidak akan merugikan kami. Mereka tim yang bagus, mereka dalam momen yang bagus saat ini, tapi saya telah bermain sepak bola cukup lama dan tak satu stadion pun yang membuat saya takut," ujar Henry.
Prancis tidak akan diperkuat gelandang Samir Nasri karena cedera dan gelandang gaek Patrick Vieira, yang memang tidak dipanggil Domenech usai pulih dari cedera.
Kemenangan pada pertandingan ini memang akan semakin memudahkan jalan Prancis menggeser Serbia di puncak klasemen. Selain hanya tinggal terpaut satu poin dengan Serbia, Prancis akan melalui dua pertandingan tersisa yang lebih mudah dengan menghadapi Austria dan Kepulauan Faroe. Sedangkan Serbia harus menghadapi Rumania dan Lithuania.
Meski keuntungan ada di tangan Serbia, namun senterbek Nemanja Vidic melihat Prancis sebagai unggulan pada pertandingan ini. Pemain Manchester United tersebut menegaskan Les Blues selalu menjadi favorit jika menghadapi Serbia, terlebih pada pertandingan pertama Prancis sukses menumbangkan Serbia 2-1.
"Prancis tetap terfavorit. Apa pun yang terjadi, kami akan bermain bagus. Jelas, Prancis masih memiliki tekanan lebih untuk mendapatkan hasil bagus. Tapi setelah pertandingan ini kami juga harus melawan Rumania. Jadi tidak ada yang selesai di grup ini," papar Vidic.
Serbia bisa memainkan gelandang andalan Dejan Stankovic pada pertandingan ini, setelah absen saat bermain di Prancis karena cedera. Gelandang Inter Milan tersebut akan memainkan peran penting di lini tengah Serbia. [P1]
Prakiraan Pemain:
Serbia (4-3-2-1): 1-Vladimir Stojkovic; 13-Ivan Obradovic, 3-Ivica Dragutinovic, 5-Nemanja Vidic, 6-Branislav Ivanovic; 11-Nenad Milijas, 4-Gojko Kacar, 10-Dejan Stankovic; 14-Milan Jovanovic, 17-Milos Krasic; 15-Nikola Zigic
Pelatih: Radomir Antic
Prancis (4-2-2-1-1): 1-Hugo Lloris; 2-Bacary Sagna, 5-William Gallas, 3-Eric Abidal, 13-Patrice Evra; 14-Jeremy Toulalan, 6-Lassana Diarra; 7-Franck Ribery, 8-Yoann Gourcuff; 12-Thierry Henry; 10-Karim Benzema.
Pelatih: Raymond Domenech
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !