INILAH.COM, Cape Town Mantan striker Arsenal dan tim nasional Inggris Ian Wright membantah tuduhan dirinya akan menjual anak-anak di Afrika Selatan kepada klub-klub di Eropa.
Tuduhan yang dialamatkan kepada Wright berasal dari ketua eksekutif persatuan sepak bola Afrika Selatan, Raymond Hack, terkait dengan pendirian Africa Soccer Development di Cape Town, ibukota legislatif Afrika Selatan.
Banyak pemain sepak bola dan mantan pemain sepak bola yang terlibat dalam proyek pembangunan sepak bola Afrika itu, antara lain adalah Alex Song, Mamady Sidibe, Stephen Warnock, Danny Collins, Julio Arca dan Mart Poom.
Dituduh untuk memerkosa sebuah negara dan mengeksploitasi anak-anak merupakan tuduhan murahan. Saya bukan orang seperti itu, kata Wright seperti dilansir The Sun.
Wright juga menegaskan apa yang dilakukannya sangat jauh berbeda dengan tindakan pencurian pemain yang dipraktekkan anggota klub Liga Primer, yang belakangan marak menjadi berita.
Yang akan dilakukan Wright dan kawan-kawan dalam program ini adalah mencoba untuk memberikan masa depan yang lebih cerah bagi remaja-remaja di Afrika melalui dunia sepak bola.
Kami melakukan kerja sama ini tanpa maksud buruk. Saya sangat tertarik mengenai sepak bola di Afrika Selatan, membawa remaja dari kota kecil dan memberikan mereka kesempatan untuk meninggalkan kehidupan yang miskin dan penuh tindak kejahatan, ujar mantan tandem Dennis Bergkamp di Arsenal itu.
Saya memutuskan untuk bergabung karena mereka memberikan pendidikan, makanan yang layak dan harapan bagi remaja-remaja. Kami tidak memaksa mereka dan saya tidak akan mendukung proyek yang memperbolehkan siapapun mengambil untung dari penjualan anak-anak, lanjut Wright.[-]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !