Sabtu, 26 Mei 2012 | 18:30 WIB
Follow Us: Facebook twitter
DPR: Problem Alutsista Bak Simalakama
Headline
Yusron Ihza Mahendra - inilah.com /Dokumen
Oleh: Windi Widia Ningsih
web - Rabu, 9 September 2009 | 10:14 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Jatuhnya pesawat Nomad milik TNI AU untuk yang kesekian kalinya, akibat ketidakberesan sistem alutsista. Komisi I DPR menganggap dilema alutsista ini ibarat buah simalakama.

"Masalah alutsista bagaikan buah simalakama. Ibarat menangani masalah alutsista bagai orang memakai sarung kependekan, saat kedinginan, kalau ditarik ke atas kaki yang kedinginan dan sebaliknya," kata Wakil Ketua Komisi I Yusron Ihza Mahendra di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta (9/9).

Menurut Yusron, masalah utama Alutsista di Indonesia terbentur soal anggaran 2009 dan peralatan pertahanan yang dianggap sudah lawas. Negara hanya mengaggarkan Rp 33 triliun dari kebutuhan sebesar Rp 100 triliun untuk alutsista.

"Di tahun 2010 dianggarkan Rp 120 triliun namun hanya dipenuhi Rp 40 triliun. Tambahan ini saja karena ada tekanan dari berbagai pihak setelah ada peristiwa serupa," cetusnya.

Yusron mengakui penambahan anggaran untuk Alusista sulit dilakukan, jadi mau tak mau harus dilakukan pemangkasan pada pos anggaran yang lain. Anggaran di tahun ini harus dapat dikontrol dan dipastikan guna perawatan alutsista. "Jangka panjangnya perlu ada sebuah pembangunan industri pertahanan yang juga bisa memicu perekonomian kita," tandasnya. [win/ikl]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
1 Komentar
anton
Rabu, 9 September 2009 | 12:05 WIB
DPR banyak omong!
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.