Senin, 28 Mei 2012 | 18:56 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Akhiri Puasa di Pantai Italia Saja!
Headline
Istimewa
Oleh: Nusantara HK Mulkan
web - Rabu, 9 September 2009 | 21:44 WIB
INILAH.COM, Rimini Berkah Ramadhan tampaknya bukan hanya terjadi di negara-negara berpenduduk mayoritas Muslim. Masyarakat di negara yang identik dengan non-Muslim seperti Italia pun tampaknya akan mengeruk rezeki. Negara itu bahkan menawarkan sebuah pantai bagi keluarga Muslim yang ingin mengisi hari-hari terakhir puasa mereka.

Penawaran ini dilakukan karena untuk pertama kalinya warga Muslim di Italia akan memiliki hari libur yang secara khusus didesain untuk menandai akhir Ramadhan. Untuk itu, Kota Riccione, yang terletak di tepi pantai Adriatic, akan menjadi kota pertama di Italia yang menjadi 'tuan rumah' bagi warga Muslim lokal dan asing yang ingin merayakannya.

Manajer Hotel Dory Stefano Giuliodori, seperti dilansir Adnkronos.Com mengatakan bahwa hotelnya telah menjadi sangat populer di kalangan Muslim. Untuk itu, dia ingin berbuat lebih untuk memenuhi kebutuhan mereka.

"Makin banyak saja keluarga Arab dan Muslim yang telah memilih kota kami setiap tahunnya. Mereka menyukai tempat perbelanjaan dan pantai-pantai yang khusus dipesan untuk mereka. Juga hiburan, keramahan, dan taman-tamannya," paparnya.

Hotelnya, kata Giuliodori, adalah salah satu hotel keluarga pertama di kota itu yang menawarkan layanan istimewa. Pihaknya memutuskan untuk menawarkan promosi khusus bagi keluarga Arab agar dapat menikmati liburan mereka dengan tetap menghormati Ramadhan.

Untuk mencocokkan ketentuan Islam dengan masa liburan, Giuliodori telah membuat sebuah tawaran istimewa. "Kami menawarkan kamar dengan perlengkapan dapur yang memungkinkan keluarga untuk makan dengan tenang. Juga saluran televisi Arab, layanan antar-jemput ke masjid terdekat, susu, dan kurma di minibar setiap hari," paparnya.

Paket liburan Ramadhan ini akan diluncurkan mulai 12-19 September. Bahkan telah mendapat persetujuan dari Masjid Rimini yang juga telah mempersiapkan diri menyambut kedatangan para 'turis religius' itu.

Bagaimana reaksi warga Muslim sendiri? Mereka menyambut sangat positif. Juru bicara komunitas Muslim Rimini, Yahya Cavuoti, menyebut rencana itu akan membantu meningkatkan persepsi bahwa kehadiran warga Muslim adalah hal yang normal di Italia. "Karena untuk pertama kalinya mereka dapat memiliki sebuah hari libur yang sesuai Syariah," ucapnya.

Namun, inisiatif wisata bagi warga Muslim ini juga bukan pertama kalinya terjadi di Italia. Pada 2006, masih di Riccione, dewan kota setempat telah mempertimbangkan untuk menyediakan pantai-pantai khusus untuk perempuan Muslimah. Hal ini demi melayani permintaan dari wisatawan Arab dan Muslim yang semakin meningkat.

Hotel-hotel yang ada di Riccione sendiri pun kini telah siap melaksanakan keputusan kota. Kota yang terletak 150 km sebelah timur Florence itu tengah menciptakan area pantai khusus perempuan dan Muslimah.

Bahkan, Grand Hotel des Bains berencana akan membuka area tertutup pertama mulai September di pantai sepanjang 1.000 meter persegi. Bahkan tengah mempersiapkan materi iklan di televisi Arab Saudi dan Uni Emirat Arab. "Pantai yang terpisah akan memungkinkan para Muslimah menikmati sinar matahari secara pribadi," kata pemilik hotel itu Attilio Ceni.

Warga Muslim di Italia memang bukan jumlah yang cukup signifikan. Mereka berjumlah sekitar 1,2 juta jiwa atau 1,5% dari penduduk Italia. Sebanyak 20 ribu orang di antaranya adalah mereka yang asalnya kembali memeluk Islam. Golongan ini sempat pindah agama, karena lama tinggal di negeri itu.

Namun, keberadaan mereka dalam beberapa tahun telah ikut mewarnai Italia. Di antaranya ketika pada tahun lalu, senator khusus yang menangani konstitusi Silvana Amati, telah menyusun sebuah draf undang-undang pemakaian jilbab di Italia. Langkah ini menunjukkan sebuah sikap penerimaan pemerintah Italia kepada warga Muslim.

Namun, kendala mungkin juga akan dijumpai dari oposisi sayap kanan Italia. Kelompok ini tengah aktif mengumpulkan suara dari parlemen untuk menolak undang-undang tentang pemakaian jilbab! [P1]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.