Senin, 28 Mei 2012 | 18:58 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Skandal Century Hantui Boediono
Headline
Boediono - inilah.com /Raya Abdullah
Oleh: Bayu Hermawan
web - Kamis, 10 September 2009 | 07:13 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Meski Boediono akan dilantik sebagai wapres sebelum kasus Bank Century selesai, bukan berarti Boediono akan bisa lepas begitu saja. Apa yang dilakukan Boediono akan membuatnya sulit bergerak sebagai wapres nanti.

Hal tersebut disampaikan oleh Juru bicara Komite Bangkit Indonesia (KBI) kepada INILAH.COM, Kamis (10/9). "Sebab, skandal penyimpangan dana ini sangat besar 6,7 T dan ini sangat menyinggung rasa keadilan masyarakat dan ini tidak mudah untuk diampuni, serta akan menjadi beban bagi Boediono dalam bertindak nantinya," tegasnya.

Selain itu, lanjut Adhie, kasus ini juga akan berimbas kepada kabinet ke depan. Tanpa ada kasus ini masyarakat sudah cenderung tidak percaya. Jadi, imbaunya, jangan terlalu banyak memasukan orang yang 'cacat' dalam kabinet.

Satu hal yang pasti, ujar juru bicara kepresidenan era Presiden Abdurrahman Wahid ini, Menteri Keuangan Sri Mulyani tidak bisa dipakai lagi, karena sudah ada yang cacat yakni Boediono yang sebelumnya menjabat sebagai mantan Gubernur BI.

"Kalau ada dua yang cacat dengan tambah Sri Mulyani akan parah lagi. Kasihan kepada rakyat, karena kinerja pemerintahannya sudah tidak efektif dan tidak bisa dipercaya. Cukuplah salah satu," ujarnya. [bar]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
1 Komentar
Andoko Mardjuni
Kamis, 10 September 2009 | 19:22 WIB
Kalau saya jadi Boediono komentar saya gampang. Begini lhooo... : EMANGNYA GUE PIKIRIN ........!!!!!!!
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.