INILAH.COM, Jakarta - Nama wapres terpilih Boediono disebut-sebut ikut terseret dalam skandal Bank Century. Terbenam citra Boediono akibat kasus penyimpangan dana 6,7 triliun ini, dikatakan menguntungkan SBY.
"Dengan demikian cita-cita SBY punya wapres yang tidak bisa menyaingi citranya akan tercapai dengan keadaan seperti ini," kata Juru bicara Komite Bangkit Indonesia (KBI) Adhie Massardi kepada INILAH.COM, Jakarta, Kamis (10/9).
Dijelaskannya, munculnya kasus Bank Century akan membuat mimpi rakyat Indonesia untuk mempunyai pemerintahan yang bersih terancam musnah. Selain itu jika tidak segera diselesaikan, kasus ini juga akan menjadi awal buruk yang membuat kepercayaan rakyat kepada kabinet pemerintahan mendatang menjadi semakin tidak percaya lagi.
Kasus ini, lanjut juru bicara kepresidenan era Gus Dur ini, akan membawa efek yang luar biasa terhadap mimpi rakyat Indonesia untuk mempunyai clean dan good goverment. "Rakyat juga akan dibayangi dengan pemerintahan yang korup, pemerintahan yang akal-akalan, dan semua itu dimulai karena suasana adanya kasus seperti Bank Century," jelasnya.
Adhie juga mengatakan wapres alasan Jusuf Kalla untuk tidak secara langsung membuka masalah ini, mungkin karena ada keragu-raguan jika masalah ini dibongkar secara jelas. "Khawatir apakah akan ada instrumen hukum yang bisa menjerat persoalan yang dia ketahui ini, tapi dengan dibuka sedikit saja masyarakat sudah merespon dengan baik," jelasnya. [bar]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !