inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Tantular Tak Terima Disebut JK Rampok

Headline
Robert Tantular - inilah.com /Dokumen
Oleh: Windi Widia Ningsih
Kamis, 10 September 2009 | 13:12 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Mantan pemilik sebagian saham PT Bank Century Tbk Robert Tantular tidak dapat menerima ucapan Wapres JK yang menyebut dirinya perampok. Robert pun akan mengajukan banding atas putusan pengadilan yang memvonisnya 4 tahun penjara.

"Saya kok disebut perampok. Yang ngerampok itu siapa, jelas-jelas pengendali asing dan kenyataannya 21 November 2008 saya diikutsertakan oleh LPS untuk rekapitalisasi," ujar Robert Usai menjalani sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jalan Gajah Mada, Kamis (10/9).

Untuk itu, Robert akan tetap mengajukan banding walaupun vonis yang diterimanya jauh lebih rendah dari dakwaan 8 tahun penjara. Hal itu dilakukannya karena dari 3 dakwaan, hanya 1 dakwaan yang terbukti dalam persidangan.

"Dakwaan 1 dan 2 sudah tidak terbukti dan dakwaan 3 mengenai surat-surat berharga, sudah jelas dalam fakta hukum dan persidangan adalah tanggung jawab pengendali. Tetapi semua dari awal seperti sudah ditutupi, saya sebagai kambing hitam untuk Bank Century ini sebenarnya sudah jelas, tetapi saya yang ditangkap duluan," kata Robert.

Selain tak terima disebut rampok dan akan mengajukan banding, Robert juga tidak terima bila surat-surat berharga di Bank Century itu disebut bodong. "Itu memang sulit dijual, tidak liquid tetapi kan banyak yang cair juga. Tapi malah dianggap bodong juga," imbuhnya. [mut]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.