INILAH.COM, New Delhi - Musim kemarau yang mulai melanda India membuat penduduknya putus asa. Seperti kalangan petani yang tak mampu membayar utang kepada lintah darat, terpaksa menjual istri mereka. Duh!
"Hal ini memang sudah terjadi dalam beberapa waktu belakangan ini, namun para petani itu ragu untuk keluar dari apapun yang mereka lakukan itu," ujat aktivis sosial yang bekerja dengan para petani tersebut, Manoj Kumar, seperti dikutip news.com.au, Kamis (10/9).
Tindakan ekstrem itu juga dilakukan karena kemiskinan, buruknya pemerintahan, dan minimnya pendidikan para petani, terutama di wilayah Bundelkhand. Mereka mencari dana dari pemberi pinjaman lokal karena bank menolak memberi kredit.
Namun hasil panen merosot dan curah hujan terus menurun. Sehingga bunga pinjaman itu makin terasa berat. Bukan hanya perdagangan manusia yang merajalela, bunuh diri terjadi di mana-mana. [vin]