INILAH.COM, Jakarta - Sepanjang semester 1 2009PT Tri Polyta Indonesia Tbk (TPIA) mencatat lonjakan laba bersih 185% menjadi Rp365 miliar dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp128 miliar.
Demikian dijelaskan manajemen perseroan dalam penjelasan resminya, Senin (14/9).
Ia memaparkan peningkatan laba bersih tersebut terutama disebabkan meningkatnya volume penjualan pada semester I tahun 2009 menjadi 207.740 ton, naik 22% dibanding dengan volume penjualan pada periode yang sama di tahun 2008 sebesar 170.302 ton.
Selain itu, laba usaha perseroan pun melonjak naik menjadi Rp557,229 miliar dari sebelumnya Rp209,139 miliar. Faktor lain yang menunjang peningkatan laba bersih adalah peningkatan margin. Selisih antara harga polypropylene, barang jadi Perseroan dengan harga propylene, bahan baku utama, yang merupakan penentu margin laba Perseroan, meningkat menjadi US$355 per ton selama semester I tahun 2009 atau mengalami kenaikan sebesar 22% dibanding semester I tahun 2008 yang sebesar US$92 per ton.
Peningkatan kapasitas produksi dari 360.000 MT menjadi 480.000 MT per tahun ini akan memerlukan waktu 18 bulan untuk pembangunannya dan diperkirakan rampung pada kuartal 1 tahun 2011. Proyek Debottlenecking tersebut akan meningkatkan daya saing dan kemampuan Perseroan dalam memenuhi permintaan polypropylene domestik yang terus meningkat sekitar 4%-5% per tahun. [san/cms]