inovasi portal berita
Jumat, 10 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,910.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Duh! Bunuh Diri Marak di Telkom Prancis

Headline
bbcnews.com
Oleh: Vina Ramitha
Senin, 14 September 2009 | 12:01 WIB
INILAH.COM, Paris - Sejak 2008, tercatat 23 karyawan telkom Prancis, Telecom France, melakukan tindakan bunuh diri. Menaker Prancis Xavier Darcos pun menyatakan kekhawatirannya dan berencana akan berkunjung ke markas perusahaan itu.

"Rencana perusahaan untuk melakukan efisiensi dan sistem peningkatan produktivitas kerja yang tak mengenal istirahat itu membuat pegawai sangat tertekan. Perasaan semacam itu bisa diikuti dengan reaksi emosional, sehingga mereka melakukan tindakan tak masuk akal. Salah satunya dengan bunuh diri," ujar Jubir Darcos, seperti dilansir BBC, Senin (14/9).

Kasus terbaru terjadi pada Rabu 9 September lalu. Seorang pria harakiri atau menusukkan pisau ke perutnya sendiri saat sedang rapat, di mana jabatannya akan dipindahkan. Beruntung ia masih sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Berikutnya, seorang perempuan terjuna dari gedung Telecom tempatnya bekerja, pada Jumat 11 September lalu dan tewas seketika. Sebab itulah Darcos merasa penting untuk mengadakan pembicaraan dengan Kepala Eksekutif Telecom Didier Lombard hari ini.

Pihak Telecom membantah berbagai kasus bunuh diri ini akibat tekanan pekerjaan. Namun privatisasi pemerintah terhadap Telecom pada 1998 mengakibatkan 40.000 orang kehilangan pekerjaan. [vin]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.