Senin, 28 Mei 2012 | 19:01 WIB
Follow Us: Facebook twitter
DPR Tak Masalah RUU Rahasia Direparasi
Headline
Theo L Sambuaga - inilah.com /Raya Abdullah
Oleh: Vina Nurul Iklima
web - Selasa, 15 September 2009 | 11:25 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Presiden SBY setuju perlunya perbaikan RUU Rahasia Negara. DPR pun tak masalah jika RUU tersebut direparasi agar tidak menimbulkan kontroversi di kemudian hari.

"Targetnya sih bulan ini disahkan. Tapi kalau pemerintah mau menarik, ya sudah, silakan. Kalau ditarik untuk diperbaiki, ya berarti tidak dilanjutkan," kata Ketua Komisi I Theo L Sambuaga di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (15/9).

Selama ini, lanjut dia, RUU Rahasia Negara dibahas secara umum, kini sudah lebih fokus dan lebih rinci. Termasuk mendengar berbagai masukan bersama dengan pemerintah. Dari usulan awal pemerintah dulu, 60 persen sudah diubah. Termasuk mendengar masukan dari masyarakat.

"Kalau dibilang terburu-buru kan RUU ini sudah dibahas 1,5 tahun. Bagi Panja sudah 2,5 bulan dibahas DPR dan pemerintah. Kalau buru-buru kan bisa saja kita sahkan begitu saja," ujar Theo.

Yang diperbaiki, lanjut dia, misalnya juga masukan dari masyarakat. Sekarang sudah di Tim Perumus (Timus) untuk disinkronisasi. Lalu nantinya balik lagi ke Panja, baru kemudian disahkan dalam paripurna.

Kalau diperbaiki, memungkinkan nggak? "Tergantung. Ini kan masa sidang tinggal 2 minggu dan ada libur Lebaran. UU ini masuk sejak Mei 2008 dan sampai sekarang 85-90 persen sudah selesai. Tapi kalau ditarik, ya nggak jadi," pungkas Theo. [sss]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.