Senin, 28 Mei 2012 | 19:01 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Agung: SBY Harus Tarik RUU Rahasia
Headline
Agung Laksono - inilah.com /Raya Abdullah
Oleh: Vina Nurul Iklima
web - Selasa, 15 September 2009 | 12:32 WIB
INIAH.COM, Jakarta - Perbaikan RUU Rahasia Negara sebelum disahkan mulai disuarakan. Namun diharapkan revisi itu tidak hanya sekadar wacana, melainkan aksi dari Presiden SBY untuk menarik RUU tersebut sebelum disahkan.

"Kalau itu dikehendaki itu bisa saja, harus presiden yang menarik. Supaya tak menimbulkan keresahkan di masyarakat," Ketua DPR Agung Laksono sebelum sidang Paripurna di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (15/9).

Karena, menurut Agung, RUU tersebut merupakan inisiatif pemerintah. Sehingga harus ada inisatif dari pemerintah terlebih dahulu. Apalagi, pemerintah membahasnya bersama dengan DPR.

"Kalau mau disempurnakan ya harus ditarik. Kalau memang ada rencana pemerintah untuk memperbaiki atau menyempurnakan, ya diatrik lagi oleh pemerintah," tutur Agung.

Mengenai pernyataan Menteri Pertahanan yang mengatakan DPR ngotot agar RUU tersebut masuk dalam Prolegnas, ia mengakuinya. Namun dijelaskan dia, baik pemerintah dan DPR memiliki kewajiban yang sama terhadap RUU tersebut.

"Menhan lupa mungkin Prolegnas juga ditetapkan oleh Pemerintah bukan DPR," jelas Agung yang juga Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini. [jib]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.