INILAH.COM, Jakarta Ancaman di Facebook berakibat fatal. Seorang laki-laki harus menghadapi jeruji besi karena tindakannya itu. Polisi harus menyamar di jejaring sosial untuk mengungkap.
Polisi mengatakan, mendapat laporan laki-laki 22 tahun James Gallagher menuliskan ancaman pembunuhan di halaman Facebooknya.
Seorang detektif menyamar di situs jejaring sosial itu dan bisa membaca beberapa posting dari laki-laki itu sejak akhir Agustus.
Jaksa Montgomery County Risa Ferman mengatakan terdapat foto Gallagher sedang memegang senjata AK-47 dan AR-15 di profil Facebooknya.
Dia mengatakan penggeledahan di rumah Gallagher menemukan senjata, amunisi dan memorabilia yang mengagungkan kelebihan bangsa kulit putih.[ito]