Senin, 28 Mei 2012 | 19:03 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Soal RUU Rahasia, SBY Panggil Menhan Besok
Headline
Andi Mallarangeng - inilah.com /Dokumen
Oleh: Windi Widia Ningsih
web - Selasa, 15 September 2009 | 20:20 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Pernyataan Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono yang dianggap menuding Komisi I DPR yang terburu-buru mengesahkan RUU Rahasia Negara menuai polemik. Presiden SBY berencana akan memangilnya pada Rabu 16 September besok.

"Kalau mengenai RUU Rahasia Negara, jelas presiden kalau tidak salah besok akan memanggil menteri pertahanan untuk meminta penjelasan," kata juru bicara Kepresidenan Andi Mallarangeng di sela-sela buka puasa bersama SBY-JK di Mabes Polri, Jakarta, Selaa (15/9).

Ia mengatakan, karena memang presiden sudah menerima masukan-masukan dari berbagai tokoh masyarakat. Intinya tokoh masyarakat tersebut tidak menolak RUU Rahasia Negara.

"Tetapi ada hal-hal tertentu yang beliau-beliau permasalahkan dan menyampaikan kepada presiden. Insa Allah besok memanggil menteri pertahanan untuk meminta penjelasan mengenai hal-hal yang dipermasalahkan itu," bebernya.

Bagi presiden, menurut Andi, hal-hal penting semacam RUU Rahasia Negara itu hendaknya dilakukan dengan sebaik-baiknya yakni dengan matang. Sehingga tidak ada yang terlewatkan dan jangan sampai hal-hal penting dilakukan secara terburu-buru.

"Pokoknya jagan sampai hal-hal yang penting dilakukan terburu-buru hendaklah semua hak-hal penting perlu dipertimbangkan sebelum memutuskan hal penting semacam itu," imbuh Andi. [jib]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.