Senin, 28 Mei 2012 | 19:03 WIB
Follow Us: Facebook twitter
DPR: Tunda RUU, Pemerintah Sok Reformis
Headline
Effendy Choirie - inilah.com /Dokumen
Oleh: Vina Nurul Iklima
web - Rabu, 16 September 2009 | 07:52 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Komisi I DPR menilai pemerintah ingin mencari simpati menyusul wacana yang mengatakan RUU Rahasia Negara perlu ditunda. Pemerintah dianggap terlalu ketakutan Atas reaksi publik apabila RUU ini terbentuk.

"Seolah-olah pemerintahlah yang reformis. Ini tidak lucu, sama sekali tidak!" kata Wakill Ketua Komisi I Sidarto Danusubroto kepada INILAH.COM, di Jakarta, Rabu (16/9).

Menurut dia, DPR seperti sedang dibenturkan kepada persoalan publik. Seolah-olah lembaga legislatif itu terlalu ngotot merealisasikan UU itu. Padahal pemerintahlah yang menjadi inisiatornya. "Makanya kita akan segera memanggil Menhan untuk membahas soal niatan apakah RUU ini perlu dicabut atau bagaimana," paparnya.

Sementara itu, anggota Komisi I yang juga politisi FPKB Effendy Choirie, juga mengibaratkan pemerintah sedang berdiri di dua kaki. Menurut pria yang akrab disapa Gus Choi, di satu sisi, pemerintah tetap menugaskan staf mereka untuk membahas RUU.

"Tapi di sisi lain, lewat media, pemerintah menggebuk DPR. Seandainya memang pemerintah mempunyai ketakutan kepada publik jika RUU itu diundangkan, langkah terbaik ialah menarik rancangan itu kembali," kata Gus Choi.

Ia menambahakan pemerintah, melalui Menhan seolah mengkambinghitamkan DPR atas RUU Rahasia Negara. Apabila harus dicabut, maka pemerintah harus datang ke DPR, untuk mengklarifikasi niatan itu. "Jangan juru bicaranya saja yang ngomong di media massa, datang ke sini (DPR) dong," tukasnya. [ikl/nuz]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.