INILAH.COM, Jakarta- Google meluncurkan Chrome 3.0 sebagai bagian dari usaha ambisiusnya untuk menggandakan pangsa pasarnya dalam jangka waktu 12 bulan dan menggandakannya lagi setelah 24 bulan.
Chrome 3.0 yang hanya tersedia untuk Windows berubah dari format beta menjadi apa yang disebut versi stabil. Browser itu berarti sudah dapat digunakan oleh umum, tidak hanya oleh para pengembang atau penguji coba.
Menurut Google, Chrome 3.0 lebih cepat 25% dalam menerjemahkan JavaScript dibandingkan Chrome 2, yang pertama kali keluar di bulan Mei, dan lebih cepat 150% daripada Chrome pertama yang diluncurkan lebih dari setahun lalu.
Kemajuan lain yang digembar-gemborkan dalam blog perusahaan Google termasuk mengubah lebih baik lagi halaman New Tabs menyerupai dengan yang ada dalam Apple Safari dan Opera serta dukungan tambahan HTML 5, terutama di video tag.
Google juga menambah sepasang keamanan agar tidak rentan sebelum aplikasi itu ditutup oleh pemakaiannya. Google memasukkan masalah itu sebagai medium threat (ancaman medium), sedangkan yang lainnya dalam, high threat.
Kedua masalah itu dapat dimanfaatkan oleh hacker untuk menyerang pengunjung yang tidak waspada.
Jika dalam kurun waktu dua tahun kami tidak dapat 5% (pangsa pasar), kami akan sangat kecewa, kata Linus Upson, engineering director Chrome. Dan jika dalam kurun waktu 3 tahun kami tidak mencapai 10%, kami akan lebih kecewa..[ito]