inovasi portal berita
Minggu, 12 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Bahas Sweeping, Menlu Malaysia-RI Bertemu

Oleh:
Kamis, 17 September 2009 | 10:32 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Hubungan antara Indonesia dengan Malaysia masih 'panas'. Untuk mencairkan suasana, Menlu Malaysia Datuk Anifah Aman bertemu dengan Menlu Indonesia Hasan Wirajuda.

Pantauan INILAH.COM, Jakarta, Kamis (17/9), Menlu Malaysia tiba pukul 10.05 WIB di kantor Deplu, dengan mobil sedan hitam CD 47 13. Ia segera disambut oleh Menlu Indonesia Hasan Wirajuda. Tanpa mengeluarkan sepatah kata pun, keduanya masuk ke Gedung Pancasila.

Dijadwalkan, pertemuan ini digelar untuk membicarakan isu-isu yang belakangan ini memanas, misalnya sweeping warga Malaysia yang terjadi beberapa waktu lalu di Jakarta. Selain itu, klaim tari Pendet yang sempat menuai protes dan kritik dari berbagai pihak turut dibahas.

Seperti diketahui, aksi 'sweeping' terhadap warga Malaysia yang dilakukan Kelompok Benteng Demokrasi Rakyat (Bendera) di Jl Diponegoro, Jakarta Pusat (Jakpus), Selasa 8 September lalu.

Kendati dalam aksi itu tidak ada korban fisik dan tak ditemui warga Malaysia, diharapkan agar semua elemen masyarakat menghentikan tindakan berbau anarkis.

Begitu pula dengan klaim tari Pendet. Pemerintah sudah memberikan teguran keras terkait penggunaan Tari Pendet dalam iklan promosi wisata Malaysia pada program Discovery Channel berjudul Enigmatic Malaysia. [bar]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
1 Komentar
koin @ Kamis, 17 September 2009 | 10:49 WIB
baru diswiping aja sudah kebingungan beda ma RI warga digebukin di negara maling tetep g diperdulikan. Salah siapa klo warga cr negara yg melindungi lbh baik
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.