INILAH.COM, Jakarta - Penumpasan aktivitas terorisme bersama tetap digalakkan pemerintah Indonesia dan Malaysia, meski hubungan kedua negara sempat memanas karena klaim budaya belakangan ini.
"Kita selalu bekerjasama dengan Malaysia (dalam upaya counterterrorism. Itu telah kita lakukan mulai dari penggerebekan Dr Azahari hingga perburuan Noordin M Top," ujar Menlu Hassan Wirajuda, ketika menggelar konferensi pers bersama Menlu Malaysia Datuk Anifah Aman, di Gedung Deplu, Jakarta, Kamis (17/9).
"Sebenarnya dalam kerangka kerjasama ASEAN, kita telah memiliki perangkat-perangkatnya. Seperti capacity building, bertukar informasi, dan jika diperlukan, joint operation," lanjut Hassan.
Meski demikian, pemerintah Malaysia, melalui sang Menlu menyampaikan mereka menyerahkan urusan penangkapan Noordin pada pemerintah RI. Meski WN Malaysia, Noordin melakukan aktivitas terorisme di wilayah Indonesia. [vin]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !