INILAH.COM, Jakarta - Transaksi yang terjadi di Perum Pegadaian selama bulan puasa melonjak cukup drastis. Tahun ini kenaikan transaksi menjelang lebaran diperkirakan mencapai 40-50% sehingga disediakan dana tunia mencapai Rp 4 triliun.
Hal itu dikatakan Direktur Operational Perum Pegadian Edy Prayitno kemarin di Jakarta seperti dikutip dari sebuah harian ekonomi nasional. "Nilai transaksi sebulan terakhir melonjak 40% dibandingkan rata-rata transaksi bulanan," katanya.
Kenaikan transaksi ini sudah dipresiksi manajemen setiap menjelang lebaran. Untuk itu Perum Pedagaian menyediakan uang tunai mencapai Rp 4 triliun. Meskipun pihaknya tetap menyediakan dana cadangan untuk mengantisipasi lonjakan yang cukup drastis di luar perkiraan semula. Kebutuhan dana bagi nasabah tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari menjelang lebaran, tetapi juga untuk modal usaha selama bulan puasa dan lebaran.
Barang-barang yang digadaikan nasabah dalam memenuhi kebutuhan konsumsi sehari-hari mereka lebih dominan berbentuk emas, kendaraan bermotor dan peralatan elektronik. Secara normal mereka menggadaikan barang untuk keperluan menghadapi lebaran maupun biaya pulang kampung mengunjungi sanak saudara. Namun dalam beberapa tahun nasabah menggadaikan barang untuk lebih memastikan keamanan asetnya selama mudik lebaran. [hid]