INILAH.COM, Manila - Kelompok Front Pembebeasan Islam Moro (MILF) di Filipina menyambut baik kematian Noordin M Top. Mereka menganggapnya sebagai sebuah tamparan bagi kelompok Jamaah Islamiyah (JI) yang bersarang di Mindanao.
"Mereka mungkin akan menghentikan operasi pemboman, untuk sementara, demikian pernyataan Jubir MILF, Eid Kabalu, seperti dilansir Bernama, Sabtu (19/9). Mereka meyakini Noordin juga ikut membantu aktivitas JI di kawasan Filipina selatan.
Meski hanya tinggal 30-40 anggota, Badan Koordinasi Intelijen Nasional Filipina menuding JI bertanggung jawab atas serangan dan kekerasan di Filipina akhir-akhir ini. MILF dituding memiliki kaitan dengan JI, tetapi Kabalu membantah hal tersebut.
Direktur Eksekutif Philippines Institute of Political Violence and Terrorism Research Rommel Banlaoi juga mengatakan kematian Noordin tamparan signifikan bagi JI. Sebab, pria yang tewas dalam penggerebekan di Solo dua hari lalu itu merupakan inspirasi bagi JI di Filipina. Sehingga kematiannya akan melemahkan mental para anggota JI. [vin]