INILAH.COM, Jakarta - Lebaran tahun ini seharusnya diwaspadai oleh operator karena untuk pertama kalinya BlackBerry tembus di atas 100 ribu. Padahal lebih dari 20% pelanggan yang mudik juga menggunakan BlackBerry.
Data Telkomsel menunjukkan pada Lebaran tahun lalu pelanggan Telkomsel yang melakukan mudik ke kampung halaman hingga mencapai 23%. Sementara trafik komunikasi rata-rata melonjak 10-53% dibanding hari biasa.
Direktur Utama Telkomsel Sarwoto Atmosutarno mengatakan untuk menghadapi kenaikan trafik, Telkomsel sudah menyiapkan jaringan sejak tiga bulan lalu.
Semua elemen jaringan telah dipersiapkan dan diperhitungkan berdasarkan data tren yang terjadi di 2008 dari pergerakan jumlah pelanggan dan perubahan trafik komunikasi khususnya yang terjadi di berbagai kawasan jalur mudik dan kenaikan trafik pada saat Lebaran, katanya.
Untuk menghadapi Lebaran, Telkomsel meningkatkan kapasitas BlackBerry menjadi 80 Mbps (mega bit per second). Angka itu naik 8 kali lipat dibandingkan 2008 yang baru memiliki 10 Mbps.
Sarwoto mengatakan untuk kenyamanan akses mobile broadband, Telkomsel menyiapkan bandwidth 6 Gbps (giga bit per second). Sementara jaringan didukung 4.000 node B 3G WCDMA dan HSDPA.
Sementara awal kurang baik dialami oleh PT Excelcomindo Pratama (XL). Menjelang Lebaran layanan BlackBerry XL malah sulit diakses terutama pada sore dan malam hari.
XL mengatakan terjadi gangguan, tapi hanya menimpa sebagian kecil atau kurang dari 3% pelanggannya. Jumlah pelanggan BlackBerry XL sendiri telah mencapai lebih dari 150 ribu.
Presiden Direktur XL, Hasnul Suhaimi mengatakan tidak ada gangguan pada seluruh prosedur dan sistem di internal XL. Namun masalah terjadi pada link komunikasi antara HQ XL dengan RIM.
XL akan terus meningkatkan kapasitas bandwidth sehingga dapat memberikan yang terbaik bagi seluruh pelanggan XL BlackBerry, yang saat ini jumlahnya terbesar di Indonesia, ujar Hasnul.
Hasnul menyatakan layanan BlackBerry XL sudah pulih. Sementara XL melakukan proses optimalisasi dan upgrade kapasitas sehingga bandwidth BlackBerry kini 90Mbps dari sebelumnya 45Mbps.
Pioner layanan BlackBerry di Indonesia Indosat juga tak mau kalah dari dua pesaingnya. Menjelang Lebaran dan musim mudik, Indosat menjanjikan pengguna BlackBerry dapat menikmati akses lebih cepat.
Janji Indosat itu berdasarkan kapasitas linknya ke RIM (Research In Motion) yang sudah ditambah dari 50 Mbps menjadi 100 Mbps atau naik 100% dari kapasitas semula. Kami berupaya memberikan keleluasaan akses bagi pelanggan BlackBerry, agar dapat menikmati layanan makin cepat dan diandalkan saat perjalanan mudik, kata Guntur S Siboro, Chief Marketing Officer Indosat.
Guntur mengatakan dengan memiliki kapasitas backbone ke RIM terbesar, Indosat mengokohkan posisi sebagai pelopor layanan BlackBerry di Indonesia. Peningkatan kapasitas itu kelanjutan dari yang dilakukan Juli lalu, dari 20 Mbps menjadi 50 Mbps.
Mudah-mudahan persiapan operator tidak hanya gembar-gembor di atas kertas. Kalau tidak, daftar kejadian operator harus kembali memberikan kompensasi karena gangguan layanan akan semakin panjang. [E1]