INILAH.COM, Jakarta- Dengan menggunakan perbesaran gambar dari teropong angkasa Hubble, ilmuwan menemukan aurora spektakuler terlihat di kutub Yupiter. Aurora itu berasal dari bulan terbesar di Yupiter, Ganymede yang memiliki medan magnet terkuat.
Baik Ganymede dan bulan vulkanik Io yang aktif berinteraksi dengan plasma Yupiter saat mengorbit mengelilingi planet tersebut dan menghasilkan bintik cahaya di kutub yang disebut jejak kaki auroral. Sampai saat ini tidak ada yang mengetahui bagaimana jejak Ganymede itu menghasilkan permainan cahaya yang indah.
Dengan menganalisa gambar dari Hubble, ilmuwan mengukur jejak Ganymede yang dianggap terlalu besar untuk menjadi proyeksi dari planet itu.
Ilmuwan juga mengukur besar dan bentuk dari jejak Io, yang disebabkan oleh partikel yang terlontar dari gunung berapi aktif.
Setiap struktur auroral menceritakan sebuah cerita tentang transfer energi yang begitu banyak yang diambil jauh dari planet, kata astrofisikawan dari universitas Liege, Belgia Denis Grodent.
Kami telah menciptakan gambar yang mendetail tentang bagaimana Yupiter dan bulan-bulan tersebut tersambung secara elektromagnetik. Kata Grodent.
Sebagai tambahan untuk menghubungkan jejak Ganymede dengan medan magnet, Grodent dan timnya menemukan periode variasi dalam pencahayaan dari aurora bulan yang terjadi dalam tiga skala waktu yang berbeda. Para penelit iberpendapat setiap variasi merefleksikan interaksi spesifik antara plasmaYupiter dan medan magnet Ganymede, akan tetapi mereka belum mengetahui apa yang menyebabkan interaksi tersebut.[ito]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !