INILAH.COM, Jakarta - Bakrie menyatakan siap melepas kepemilikannya yang ada di Asuransi Jiwa Bakrie (Bakrie Life).
Hal ini ditegaskan pemilik Bakrie LIfe, Nirwan Bakrie kepada INILAH.COM di Jakarta akhir pekan lalu. Namun, lanjutnya, pelepasan saham tersebut akan dilakukan setelah menyelesaikan semua kewajibannya kepada para nasabah yang saat ini dananya tengah tersangkut di perusahaan asuransi jiwa tersebut. "Setelah membayar semua dana nasabah, kami akan menjual Bakrie Life," ujarnya.
Diberitakan manajemen Bakrie Life berencana mengundang investor baru Maxima Financindo melalui HD Capital untuk membantu keuangan perusahaan menyelesaikan gagal bayar terhadap nasabah produk Diamond Investa. Namun, Kepala Biro Perasuransian Bapepam-LK, Isa Rachmatarwata mengakui belum menerima proposal terkait rencana masuknya investor tersebut dari Bakrie.
Isa menegaskan perseroan harus mendapat persetujuan dari Menteri Keuangan untuk perubahan kepemilikan termasuk di Bakrie Life. "Yang jelas, Menkeu tidak mungkin menyetujui orang lari dari tanggung jawab. Jadi pemilik Bakrie Life juga tidak bisa kemudian memindahkan tanggung jawabnya pada pihak lain."
Investor baru harus bisa meyakinkan pemerintah mengenai sumber dana yang digunakan dalam pengambilalihan kepemilikan saham dan bukan praktik pencucian uang. Selain itu, investor juga mesti meyakinkan niat berusaha di industri asuransi.
Regulator juga akan memastikan investor baru benar-benar sadar ada permasalahan antara Bakrie Life dengan nasabah dan mereka bersedia untuk ikut mengambil bagian dalam penyelesaian itu. "Itu harus jelas betul sebelum menteri setuju atau tidak," kata Isa. [cms]