INILAH.COM, Jakarta Netbook Linux akan mendapat momentum dengan dipamerkan Linuxcon Conference di Portland.
"Anda akan melihat netbook baru yang menarik pada pekan ini dan menjadi tantangan berat. Mereka memiliki faktor menarik dan harganya pas, kata Jim Zemlin, executive director di Linux Foundation.
Dia yakin hanya dalam hitungan tahun, netbook tidak akan dijual sebagai hardware atau software saja. Laptop akan tersedia dengan layanan internet gratis dan hanya software free seperti Linux yang bisa mendukung hal itu, dan keekononomian Microsoft tidak akan cocok dengan hal itu," katanya.
Meskipun netbook Linux awalnya pernah memiliki bagian pasar yang besar, tapi Microsoft telah mengambil alih kepemimpinan. Tapi hal itu tidak akan berlanjut karena tekanan pasar dan produk baru.
"Microsoft masuk dengan memberikan XP secara gratis untuk mendongkrak market share ruang yang berkembang cepat. Tetapi mereka tidak dapat bertahan selamamnya, mereka tidak akan dapat melakukanya dengan Windows 7,"katanya.
Eksekutif Intel yakin saat merilis Windows 7 Microsoft akan meningkatkan harganya untuk vendors. "Apa yang aku dengar saat bicara dengan vendor netbook, Microsoft tidak akan melakukan harga yang agresif menyangkut XP Home. Mereka ingin meningkatkan harga netbook Windows 7 secara besar," kata Dirk Hohndel, chief technology officer Open Source Technology Center Intel.
XP Home merupakan sistem operasi Microsoft yang paling banyak dijual untuk netbook. [ito]