INILAH.COM, Jakarta - Bursa Efek Indonesia (BEI) akan mengevaluasi, informasi mengenai tambahan pinjaman PT Bumi Resources (BUMI) sebesar 1,9 miliar dolar AS dari China Investment Corporation (CIC).
Evaluasi tersebut dijadwalkan akan selesai 1 hingga 2 hari mendatang. "Kami akan mempelajari dari keterbukaan informasi yang ada dan juga perkembangan isu yang ada di media hari ini, evaluasi ini akan selesai 1-2 hari ke depan," ujar Direktur Penilaian Perusahaan BEI Eddy Sugito di Jakarta, Kamis (24/9).
Ia mengatakan, dalam satu sampai dua hari mendatang sudah bisa diketahui apakah akan ada diskusi lebih lanjut dengan Bumi terkait dengan penambahan pinjaman tersebut.
Sementara dalam keterbukaan informasi yang dipublikasikan, Bumi menyebutkan bahwa tujuan pinjaman tersebut untuk melunasi seluruh pinjaman perseroan san anak perusahaan yang telah ada. Jangka waktu pinjaman selama-lamanya 6 tahun. "Investasi itu terdiri dari 600 juta dolar AS dan dibayar kembali pada tahun ke 4, 600 juta dolar AS di tahun ke-5, dan 700 juta dolar AS pada tahun ke-6," jelasnya. [*/cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !