inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

BEI Evaluasi Informasi Pinjaman BUMI

Headline
Eddy Sugito
Oleh:
Kamis, 24 September 2009 | 16:30 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Bursa Efek Indonesia (BEI) akan mengevaluasi, informasi mengenai tambahan pinjaman PT Bumi Resources (BUMI) sebesar 1,9 miliar dolar AS dari China Investment Corporation (CIC).

Evaluasi tersebut dijadwalkan akan selesai 1 hingga 2 hari mendatang. "Kami akan mempelajari dari keterbukaan informasi yang ada dan juga perkembangan isu yang ada di media hari ini, evaluasi ini akan selesai 1-2 hari ke depan," ujar Direktur Penilaian Perusahaan BEI Eddy Sugito di Jakarta, Kamis (24/9).

Ia mengatakan, dalam satu sampai dua hari mendatang sudah bisa diketahui apakah akan ada diskusi lebih lanjut dengan Bumi terkait dengan penambahan pinjaman tersebut.

Sementara dalam keterbukaan informasi yang dipublikasikan, Bumi menyebutkan bahwa tujuan pinjaman tersebut untuk melunasi seluruh pinjaman perseroan san anak perusahaan yang telah ada. Jangka waktu pinjaman selama-lamanya 6 tahun. "Investasi itu terdiri dari 600 juta dolar AS dan dibayar kembali pada tahun ke 4, 600 juta dolar AS di tahun ke-5, dan 700 juta dolar AS pada tahun ke-6," jelasnya. [*/cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
1 Komentar
Warren Buffet @ Kamis, 24 September 2009 | 19:58 WIB
Pinjaman untuk re-finance atas hutang2 anak perusahaannya adalah hal yang biasa dan tidak akan membebani keuangan Bumi. Apalagi bunga pinjaman 12%, dengan IRR 19%. Banyak perusahaan di BEI yang gali lubang tutup lubang, terakhir Indofood, tutup lubang (hutang Rp1,1 Triliun) dengan hutang baru yg lebih besar lagi (Rp1,6 triliun). nanti wkt jatuh tempo, lubang baru ini (Rp1,6 T), akan sama demikian juga (seperti BUMI). Lho, kenapa BUMI malah dipersoalkan oleh BEI? Masih ingat MIRA yg akuisisi Apex dari Medco, 65% dari harga akusisi USD 565juta dari pinjaman. Rasio hutang MIRA sudah begitu tinggi, tidak sebandingan dengan kapasitas pendapatannya, sehingga, anda tahukan, MIRA jadi tersendat-sendat dengan beban hutang (lama+baru), sampai2 saham Apex yg baru diakusisi itu, mau dijual lagi. Beban hutang itu, a.l. menjadikan Rugi Mira ratusan milyar. Nah, kenapa BEI tidak evaluasi MIRA seperti yg mau dilakukan terhdp BUMI? Pdhal cadangan, kapasitas dan net profit Bumi sangat mampu untuk mengatasi semuanya. BEI jangan sok pintar! berlaku adillah!
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.