INILAH.COM, Jakarta - Manajemen PT Asuransi Jiwa Bakrie (Bakrie Life) berniat untuk melakukan revisi produk-produk investasinya. Hal tersebut akan dilakukan karena masih besarnya peluang terkait permintaan produk investasi miliknya.
Demikian disampaikan Direktur Utama Bakri Life, Timoer Soetanto dalam jumpa pers yang digelar perseroan di kantornya, Jumat (25/9). "Kita akan memperbaiki produk yang ada sekarang," ujarnya.
Sebelumnya, Bakrie Life terkena kasus gagal bayar atas manfaat investasi produk Diamond Investama senilai Rp 350 miliar pada Juli-Agustus 2009, sehingga sekitar 600 nasabah meminta pengembalian dana investasi mereka.
Gagal bayar terjadi, menurut Timoer, sebagai dampak dari krisis ekonomi yang terjadi. Pasalnya, sekitar 80% dana perseroan diinvestasikan dalam bentuk saham di pasar modal. Saat krisis mendera, pasar modal pun amblas dan ini berdampak pada posisi kas perseroan. Sejak Oktober tahun lalu, neraca perseroan telah tercatat minus. [mre/san/cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !