Sabtu, 26 Mei 2012 | 05:50 WIB
Follow Us: Facebook twitter
BlackBerry Menuju Sejuta Umat
Headline
Istimewa
Oleh: Budi Winoto
web - Senin, 28 September 2009 | 14:29 WIB
INILAH.COM, Jakarta Tak lama lagi RI akan menjadi negara dengan pengguna ponsel pintar BlackBerry terbesar di dunia. Hingga pertengahan 2009 saja, jumlah pengguna ponsel Research in Motion (RIM) itu sudah mencapai angka 300-400 ribu pelanggan.
Eugene van de Weerd, Country Manager Frost & Sullivan Indonesia,mengatakan pasar pengguna smartphone akan terus berkembang di Tanah Air. Masyarakat Indonesia akan menjadi saksi tumbuhnya perangkat BlackBerry dan pada saat ini pemakai perangkat tersebut telah mencapai jumlah 300 ribu, katanya di Jakarta, baru-baru ini.
Chief Marketing Officer Indosat, Guntur Siboro juga meyakini, pengguna BlackBerry Indonesia akan menempati posisi tertinggi di dunia tidak lama lagi. "Saya rasa Indonesia tak lama lagi akan melampaui AS dan Kanada," bebernya.
Dari sisi konsumen, Indonesia memiliki pasar yang berbeda dari negara lain. Tidak sekadar korporat, konsumer pun mulai menjadikan BlackBerry sebagai handset the most wanted di Tanah Air.
BlackBerry diperkenalkan pertama kali pada pertengahan Desember 2004 oleh operator Indosat dan perusahaan Starhub. Tidak berselang lama, pasar BlackBerry diramaikan oleh dua operator besar lainnya yakni Excelcom dan Telkomsel. Pemain terbaru Natrindo Telepon Seluler (Axis) baru menjajakan layanannya pada pertengahan tahun ini.
Tingginya minat konsumen pada BlackBerry didorong langkah operator yang mengobral produknya pada momentum tertentu. Seperti jelang Lebaran beberapa operator mengobral produknya. Indosat menyediakan paket handset hemat BlackBerry dengan harga khusus selama Ramadhan.
Handheld BlackBerry ditawarkan dengan potongan harga hingga 20% dari harga normal. Indosat menawarkan BlackBerry Storm 9500 Rp 6,2 juta, BlackBerry 9000 Bold Rp 5,9 juta dan BlackBerry Curve 8900 Rp 4,9 juta.
Telkomsel juga melakukan langkah serupa dengan menawarkan diskon paket bundling BlackBerry Bold, Javelin, Storm. Termasuk handset yang dijualnya secara eksklusif iPhone 3G 16GB ditawarkan dengan harga lebih murah Rp 7,5 juta.
Lalu bagaimana perkembangan BlackBerry ke depan? Eugene van de Weerd mengatakan trend pertumbuhan BalckBerry di Tanah Air akan terus melesat tahun ini dan tahun-tahun mendatang. Eugene mengatakan optimis pelanggan BlackBerry bisa mencapai 1 juta di akhir tahun ini.
Ia menyebut beberapa hal yang mempercepat adopsi BlackBerry di Indonesia. Operator selular di Indonesia akan terus berlomba menggunakan strategi pemasaran yang tepat dalam menyasar pengguna smartphone.
Selain itu peluncuran tarif yang kompetitif juga mendorong adopsi BlackBerry. Tarif prabayar dan tarif akses harian, strategi ini sangat diterima oleh masyarakat, timpalnya. [E1]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
1 Komentar
juber
Kamis, 1 Oktober 2009 | 04:19 WIB
Provider di indonesia tahunya hanya cari untung sebanyak2nya, dah berlangganan dengan tarif yang mahal harga handsetnya juga mahal??...Bok dibuat program Handset Blackberry gratis bagi setiap pelanggan baru kenapa?....Dijamin deh bakal balik modal!...., atau kalau keberataan Handset dipinjamin selama berlangganan & bila stop berlangganan handset dikembaliin!..? Sekalian membantu rakyat indonesia karnaa maasih banyak yaang BUTEK, GAPTEKKK, & OONTEK.........Terimakasih & Semoga terkabulkan
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.