INILAH.COM, Manila - Terjangan badai Ketsana di Filipina memporakporandakan ibukota negara itu, Manila. Hujan nonstop selama 12 jam menyebabkan 80% wilayah kota terendam air banjir. Duh!
Beberapa bagian di Manila, seperti dilansir Straits Times, Senin (28/9), terendam air hingga kedalaman enam meter. Ribuan penduduk terpaksa mengungsi dari tempat tinggal mereka.
Pemda memperkirakan 80% wilayah Manila terendam air, sehingga aktivitas warga lumpuh total. "Lebih dari 3.600 orang dievakuasi dengan perahu dan 5.000 lainnya tanpa perahu," kata Menhan Giulberto Teodoro.
Teodoro yang juga menjabat sebagai Kepala Dewan Koordinasi Bencana Nasional, mengatakan lebih dari 41 ribu warga dievakuasi ke 92 titik evakuasi.
Sebanyak 280 ribu orang yang tinggal di Manila dan lima provinsi lain sudah mengungsi sehak badai Ketsana mengamuk.Pemerintah telah menetapkan status darurat di Manila dan 25 provinsi lainnya di negara itu. [vin]