INILAH.COM, Jakarta - Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) akan tetap berkoordinasi dengan pihak Sarijaya Securitiies, Bapepam-LK dan otoritas bursa mengenai klaim efek nasabah yang tinggal tersisa 950 rekening di perusahaan efek tersebut.
Hal itu disampaikan salah satu Dirketur KSEI Trisnadi Yusman, di gedung BEI Jakarta Senin (28/9). "Pihak Sarijaya sebenarnya well come untuk instruksi pemindahan rekening efek tetapi instruksi itu ada di tangan nasabah Sarijaya. Karyawan Sarijaya sebenarnya masih bisa memberitahukan (manajemen) Sarijaya melalui email dan telepon untuk memindahkan rekening efek," katanya.
Trisnadi mengharapkan sekitar 950 nasabah Sarijaya bisa memindahkan rekening efek ke broker lain. Bila nasabah masih mempunyai kewajiban ke Sarijaya maka nasabah harus melunasi terlebih dahulu kemudian baru memindahkan rekening efeknya ke broker lain. Sekarang sudah ada sekitar 50 instruksi dari beberapa nasabah Sarijaya untuk klaim rekening efek.
Pemindahan rekening efek tersebut, lanjutnya, bisa membuat saham nasabah menjadi likuid. Proses ini bisa dilakukan pihak Sarijaya atas instruksi nasabah ke broker lain. Dia menargetkan proses pemindahan ini bisa dilakukan secepat mungkin sebelum akhir tahun. [hid]