INILAH.COM, Jakarta Hari Selasa (29/9) merupakan batas akhir bagi para pemain yang dipanggil tim nasional Indonesia untuk bergabung ke Pelatnas. Bagi pemain yang tak kunjung menampakkan batang hidungnya bersiap-siaplah menerima hukuman komisi disiplin.
Badan Tim Nasional (BTN) telah memanggil 25 pemain untuk menjalani Pelatnas persiapan Pra Piala Asia di Sawangan, Depok, namun belum semua pemain hadir.
Menurut rencana, Pelatnas yang telah berlangsung sejak Jumat (25/9) dan dipimpin langsung oleh pelatih Benny Dollo akan berakhir pada Senin (5/10).
Menanggapi masih adanya pemain yang tidak hadir, manajer Andi Darussalam Tabusalla mengeluarkan pernyataan bernada ancaman.
Besok (Selasa) merupakan 'deadline' bagi pemain untuk bergabung ke timnas senior atau junior. Bagi mereka yang tidak datang maka kasus ini akan dilanjutkan ke Komdis PSSI. Pemain yang menyalahi aturan akan ada hukumannya. Hal ini bukan saja untuk pemain tapi klub yang bersangkutan akan terkena hukuman juga," ucap Andi ketika dihubungi pada Senin (28/9).
Andi tidak menyebutkan secara rinci siapa saja pemain yang sudah hadir atau yang belum hadir, namun dia mengatakan pemain yang berasal dari Papua dan klub Pelita Jaya Purwakarta sudah bergabung.
Seperti dilansir Antara, keluhan atas keterlambatan pemain juga dikemukakan oleh Bendol, sapaan akrap Benny Dollo. Dengan adanya pemain yang terlambat bergabung maka Pelatnas tahap pertama tidak akan dapat berjalan maksimal. Pasalnya pada tanggal 6 Oktober para pemain akan dipulangkan ke klub masing-masing untuk berlaga di Indonesia Super League (ISL).
Indonesia yang menargetkan diri untuk lolos dari babak kualifikasi hingga kini masih berada di posisi ketiga Grup B dengan meraih dua poin dari dua kali bertanding. Dalam pertandingan selanjutnya, Indonesia dijadwalkan akan bertandang ke Kuwait pada 14 November.[*/nov]